Dream - Waktu yang terbaik untuk keramas telah menjadi perdebatan sejak lama. Orang yang mengklaim bahwa keramas baik dilakukan malam hari, mungkin disebabkan oleh kenyamanan.
Tapi, apakah lebih nyaman jika rambut yang bebas minyak dan bersih di pagi hari? Terlepas dari pertanyaan tersebut, masih banyak yang keramas di malam hari.
Padahal, keramas di malam hari bisa membahayakan rambut. Dilansir oleh Boldsky.com, inilah alasan yang membuat rambutmu rusak akibat berkeramas di malam hari, selain harus tidur dengan rambut basah.

Rambut basah lebih mudah terikat daripada yang kering. Apalagi, kita cenderung tidak menyisir rambut ketika berkeramas di malam hari. Ketika tidur, rambutmu akan bergesekan, mengikat satu sama lain dan menyebabkan kerusakan.
Seperti yang diungkapkan di atas, gesekan rambut akan membuat rambut saling mengikat. Hal ini dapat membuat rambut lebih sulit disisir di pagi hari dan menyebabkan kerontokan.
Merusak Tekstur Rambut

Gesekan antara rambut basah dan bantal bisa menyebabkan patah serta kerusakan teksturnya.
Kondisi rambut basah bisa memicu jamur. Tidur dengan rambut dan kulit kepala basah dapat memicu tumbuhnya jamur. Akhirnya, menyebabkan ketombe dan kulit kepala gatal.

Meskipun kurang baik untuk dilakukan, ada beberapa situasi yang mendesak sehingga harus keramas di malam hari.
Di saat seperti itu, jangan tidur ketika rambut masih basah. Keringkan dengan hair dryer, ikat dan buatlah kepangan sebelum tidur.
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%