Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
© 2025 Https://www.dream.co.id
Kita hidup di zaman ketika angka usia tak lagi jadi ukuran utama kecantikan. Konsep baru bernama undetectable era kian populer—menekankan tampilan kulit sehat, glowing, dan kenyal tanpa terlihat seperti hasil tindakan estetik berlebihan. Ini membuat banyak orang terlihat lebih segar dan awet muda, tanpa orang lain sadar bahwa ada intervensi yang dilakukan.
Pasien di industri estetik kini semakin selektif. Mereka menginginkan wajah yang tetap proporsional, alami, dan tak menunjukkan tanda-tanda " overdone" . Hal ini yang mendorong berkembangnya tren collagen stimulator, prosedur yang bekerja merangsang produksi kolagen dari dalam sambil memberi efek mengisi area wajah yang mulai kehilangan volume. Area wajah yang kempot kerap kali membuat seseorang tampak jauh lebih tua dari usia sebenarnya.
Dorongan untuk tampil lebih muda dan segar mendorong pertumbuhan klinik kecantikan di Indonesia. Gaya hidup beauty-conscious ini semakin kuat, terutama di kalangan perempuan urban yang ingin tampil sebagai versi terbaik diri mereka. Data mencatat bahwa hingga 2024, jumlah klinik kecantikan di Jakarta saja mencapai hampir 672, meningkat drastis hingga 570% dibandingkan tahun 2015.
Selain itu, muncul kebutuhan spesifik dari pasien untuk merawat area-area sensitif seperti sekitar mata, yang paling cepat menunjukkan tanda penuaan berupa garis halus dan kerutan. Karena sifatnya yang halus, pasien lebih memilih solusi injeksi yang aman dan tidak memunculkan benjolan saat berekspresi.
Melihat perubahan ini, PT Regenesis Indonesia, melalui President Direktur Ir. Emmy Noviawati dan Director Ron Pirolo, menghadirkan solusi terbaru untuk menjawab kebutuhan personalisasi pasien modern. Mereka melihat fenomena ini layaknya tren kecantikan Hollywood—di mana sosok seperti Lindsay Lohan dan Kris Jenner tampil mengagumkan tanpa terlihat seperti " hasil buatan" . Kecantikan mereka terlihat effortless, alami, dan tetap mengesankan.

Sesuai dengan misi perusahaan, “ Advancing Your Business”, PT Regenesis memperkenalkan Ultracol, produk unggulan dari Korea Selatan yang kini ramai digunakan di berbagai negara. Ultracol adalah satu-satunya collagen stimulator di dunia berbasis PDO Powder Microsphere, teknologi terkini yang terbukti aman dan efektif dalam menstimulasi pembentukan kolagen baru (neokolagenesis). Hasilnya? Tekstur kulit yang lebih baik, tampilan kerutan yang berkurang, dan efek mengisi pada wajah yang kehilangan volume akibat proses penuaan.
Menurut Ir. Emmy Noviawati dan Ron Pirolo, bahan PDO dalam Ultracol telah lama digunakan dalam dunia medis dan terbukti aman, bahkan tanpa laporan kasus granuloma. Produk ini telah banyak digunakan di Korea Selatan dan semakin diminati di pasar global.
Dalam acara peluncurannya, PT Regenesis mengundang langsung Dr. Kwon Han Jin, pencipta Ultracol dan ahli estetik yang berpraktik di Dermaster Global. Dr. Kwon dikenal dengan keahliannya dalam prosedur threadlift dan penggunaan Ultracol pada ribuan pasien dengan hasil yang memuaskan. Hadir pula para pakar dari Thailand, seperti dr. Ascha dan dr. Lattaphon, serta dari Indonesia, dr. Dikky Prawiratama dan dr. Mathelda Weni, yang membagikan pengalaman dan panduan klinis kepada para dokter sejawat.
Keseluruhan rangkaian peluncuran ini mencerminkan komitmen PT Regenesis Indonesia untuk menghadirkan inovasi kelas dunia ke pasar Indonesia. Bukan sekadar membawa produk, tetapi juga menghadirkan solusi aman, terpercaya, dan efektif bagi para praktisi estetik dan pasien yang mendambakan hasil alami dan berkualitas tinggi.
Dengan kehadiran Ultracol, PT Regenesis Indonesia menegaskan bahwa masa depan kecantikan adalah tentang tampil natural, sehat, dan aman—bukan soal drastis, tapi soal transformasi halus yang membawa dampak besar.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?