Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kelly Tandiono (Foto: Adrian Utama Putra/KLY)
Dream - Setiap orang pasti memiliki ciri khas meski tidak semua dapat memperlihatkannya. Padahal, dengan ciri khaslah seseorang lebih mudah dikenali. Hal ini terjadi pada Kelly Tandiono yang terkenal dengan rambut berponi.
" Awalnya, ini saran dari fotografer yang memotret campaign Levi's untuk potong poni super pendek. Menurut dia, karakter muka yang kotak-kotak kayak aku cocok dengan poni seperti itu," katanya di Empirica, Jakarta Selatan, Rabu 27 Februari 2019.
Setelah menuruti saran tersebut, Kelly dibanjiri job modelling, bahkan film. Rambut berponi pendek itu menjadi trademark yang memudahkan klien mengenalinya. " 'Oh, that girl! That girl with short bangs!'. Jadi, rata-rata orang sudah tahu keunikanku."
Sejak itu, pemain film Gangster ini tidak pernah memanjangkan poninya. Kecuali saat mengisi karakter di sebuah film.
© Dream
" So far, belum ada rencana ganti style sih. Masih jadi signature aku. Kecuali untuk film dan mendalami karakter. Tapi, beberapa kali aku juga diminta memanjangkan poni atau memakai wig tanpa poni," ungkap wanita 32 tahun ini.

Untuk mempertahankan ciri khasnya, ia selalu memotong poninya 2 minggu sekali. " Biasanya, aku potong sendiri. Kadang dibentuk oval, lurus pendek, panjang, tipis atau miring. Tapi, tiap bulan pasti ke salon sih."
Selain itu, wanita yang lahir di Singapura itu rajin menjaga penampilan poni dengan mencucinya ketika lepek.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya