Ternyata, Cara Kita Memakai Deodoran Selama Ini Salah

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 24 September 2019 15:12
Ternyata, Cara Kita Memakai Deodoran Selama Ini Salah
Jadi yang benar seperti apa?

Dream - Deodoran menjadi andalan untuk mengatasi bau badan. Dengan mengoleskan deodoran ke ketiak, kita berharap bau badan bisa sirna.

Dengan memakai deodoran pada pagi hari, aroma tubuh kita terus wangi. Dengan demikian, kita bisa beraktivitas sepanjang hari dengan percaya diri. Tidak minder saat berdekatan dengan orang lain.

Namun, apakah cara kita memakai deodoran sudah benar? Dokter kulit asal Amerika Serikat, Sandra Lee, mengatakan bahwa penggunaan deodoran di pagi hari ternyata salah.

Deodoran, kata dia, seharusnya diaplikasikan jelang tidur malam. Mungkin ini terdengar aneh, tapi memiliki alasan ilmiah.

1 dari 6 halaman

Efektif Saat Dipakai Malam

Menurut Sandra Lee, memakai deodoran di malam hari adalah cara paling efektif untuk mengatasi bau badan. Dokter yang juga dikenal sebagai Dr Pimple Popper, membagikan tips tersebut melalui video yang diunggah Harper's Bazaar.

shutterstock© shutterstock.com

Setiap malam, setelah melakukan perawatan kulit, Dr Sandra akan mengoleskan deodoran. Terdengar aneh, tapi ini alasan dia.

" Deodoran paling efektif dipakai di malam hari. Karena kamu memakainya di saat kelenjar keringat lebih aktif. Cara ini akan membuat deodoran bekerja lebih efektif," katanya.

2 dari 6 halaman

Tips Dr Pimple Popper Lainnya

Selain masalah pemakaian deodoran, ia juga membagikan tip tentang merawat kulit wajah dan area mata. Sebelumnya, ia sangat menyesal dengan caranya merawat kulit ketika masih muda. Dia sering menggosok kulit di area matanya dengan kasar.

Akibatnya, kulitnya berubah sehingga menyebabkan keriput dan garis-garis halus ketika dewasa. Dr Sandra kemudian membagikan tips tentang cara mencuci wajah yang benar dan aman bagi kulit.

3 dari 6 halaman

Sandra Lee© HarpersBazaar/Youtube

Foto: Sandra Lee/ HarpersBazaar-Youtube

" Dari sudut pandang dokter kulit, ketika mencuci wajah, sebenarnya kamu menghilangkan kelembapan alami di dalamnya. Karena itu jangan memakai air panas atau dingin," ujarnya.

Karenanya, ia menganjurkan untuk menggunakan air hangat dan tidak boleh menggosok kulit secara kasar. " Aku tidak pernah menggosok wajah. Aku hanya membilasnya," tuturnya.

Sumber: Mirror.co.uk

4 dari 6 halaman

Tips Atasi Jerawat dan Merawat Kulit di Rumah dari 'Dr Pimple Popper'

Dream - Sebagian Sahabat Dream mungkin sering membaca tentang Dr Sandra Lee dari Amerika Serikat? Spesialis kulit ini dikenal dengan julukan Dr Pimple Popper.

Sandra Lee© Instagram.com/drsandralee

Foto: Instagram.com/drsandralee

Julukan itu disematkan pada wanita 48 tahun karena hobinya 'memamerkan' video operasi pengangkatan jerawat kistik, kista ganglion, tumor jinak, lipoma dan sebagainya di kanal Youtube.

Siapa pun yang menonton video-video Dr Pimple Popper pasti akan merasa bergidik. Sebab Dr Sandra tidak pernah melakukan sensor terhadap percikan darah atau nanah, saat alat bedahnya menerobos kulit pasiennya.

Meski demikian, Dr Sandra tetaplah wanita yang perlu tampil dengan kulit halus, segar dan bercahaya. Dalam sebuah video yang diunggah Harper's Bazaar, Dr Sandra membagikan tips perawatan kulitnya sehari-hari.

5 dari 6 halaman

Penyesalan Saat Muda

Ia mengaku tetap memperhatikan apa saja yang digunakan untuk merawat kulit. Namun tidak lantas tergila-gila dengan berbagai produk perawatan kulit.

" Rutinitas perawatan kulit saya tidak memerlukan banyak langkah. Tapi saya tahu jenis kulit saya. Kulit saya kering dan sensitif. Karena itu saya berusaha melakukan perawatan secara minimum," katanya.

shutterstock© shutterstock.com

Ilustrasi/Shutterstock

Dr Sandra juga membagikan penyesalannya tentang cara merawat kulit saat masih remaja. Dia sering menggosok kulitnya saat membersihkan makeup di wajah dan area sekitar matanya.

Akibatnya, sekarang kulit di sekitar area matanya muncul kerutan dan garis-garis halus. Dia seharusnya hanya menepuk-nepuk wajah dan area matanya saat proses membersihkan makeup.

6 dari 6 halaman

Jangan Gosok-gosok Mata, tapi..

Untuk rutinitas perawatan kulit wajahnya, Dr Sandra pertama-tama akan melepas bulu mata palsunya. Setelah itu memakai pembersih makeup mata.

Dengan sangat hati-hati, dia tidak menggosok matanya. Melainkan hanya mengoleskannya dan membiarkannya meresap ke dalam kulit.

shutterstock© shutterstock.com

Ilustrasi/shutterstock

Langkah selanjunya, Dr Sandra menggunakan tisu pembersih dari lini produk perawatan kulitnya untuk menghilangkan sisa-sisa makeup yang masih menempel.

" Saya hanya perlu menepuk-nepuk wajah untuk menghapus sisa makeup yang berlebih," jelas Dr Sandra. Dia tidak menggosok kulitnya yang termasuk rentan mengalami ruam dan iritasi.

Jangan Paksa Gosok Kulit

Jika memaksakan untuk mengosok jenis kulit seperti itu, maka bisa menyebabkan keriput sehingga wajah akan terlihat lebih tua.

" Meskipun menggunakan waslap, tetap akan menyebabkan luka berukuran mikro. Jadi, harus dengan lembut dan ekstra hati-hati saat membersihkan makeup di wajah," ujarnya.

Dr Sandra kemudian menggunakan pembersih khusus untuk kulit kering dan sensitif. Untuk masalah mencuci wajah, Dr Sandra punya tips penting.

shutterstock© shutterstock.com

Ilustrasi/shutterstock

" Ketika mencuci wajah, sebenarnya kita menghilangkan kelembapan kulit. Karena itu tidak boleh menggunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin," tuturnya.

Penggunaan air yang terlalu panas atau dingin akan membuat kulit syok. Karena itu Dr Sandra menganjurkan air hangat untuk mencuci wajah.

" Selain itu saya tidak pernah menggosok wajah, hanya membilasnya," kata Dr Sandra. 

 

 

Beri Komentar