Bantu Air Bersih di NTT Lewat 'Charity Run'

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 30 September 2019 19:13
Bantu Air Bersih di NTT Lewat 'Charity Run'
Kurangnya air bersih juga jadi hal utama Plan Indonesia bergerak untuk menangani di kawasan NTT.

Dream - Fokus memenuhi hak dan kesetaraan anak perempuan di Indonesia, Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) kini menengok ke area Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera ditangani.

Kurangnya air bersih juga jadi hal utama Plan Indonesia bergerak untuk menangani di kawasan NTT.

“ Faktor budaya menyebabkan anak perempuan di NTT memikul beban tanggung jawab untuk menyediakan air rumah tangga. Salah satu anak dampingan Plan Indonesia, Maria, harus berjalan 30 menit hingga dua jam untuk mendapatkan air bersih,” ujar Linda Sukandar, Direktur Fundraising Plan Indonesia, di acara media briefing Virtual Run for Equality, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin, 30 September 2019.

 YPII

Foto: YPII/Dream.co.id-Alfi Salima

Untuk meningkatkan upaya pembangunan akses air bersih di beberapa titik lokasi di NTT, Plan Indonesia akan menggelar acara charity run yang berjudul Jelajah Timur-Run for Equality.

1 dari 6 halaman

Digelar Kapan?

Acara bakal digelar pada 18-20 Oktober 2019 mendatang, bersama puluhan pelari yang akan menempuh 50+ KM dari Kabupaten Ende menuju Kabupaten Nagekeo, NTT.

Para pelari akan menyusuri perbukitan, pantai, dan area pemukiman warga lokal dengan pemandangan eksotis ala kawasan Timur Indonesia.

 shutterstock

Foto: Ilustrasi/Shutterstock

Menargetkan dana sekitar Rp300 juta pada acara itu, Plan Indonesia mengatakan uang yang terkumpul itu akan digunakan untuk memberikan akses air bersih di dua desa yang mencakup sekitar 10 dusun di NTT.

2 dari 6 halaman

Bagaimana cara ikutan?

Cukup membayar biaya registrasi sebesar Rp2,5 juta, peserta akan mendapatkan penginapan semalam di Ende dan di Nagekeo, makan siang dan malam pada 19 Oktober 2019, carboloading serta water stations.

Selain itu buat para Sahabat Dream yang ikut akan mendapat fasilitas pick up, transfer & airport drop, medali, jersey dan BIB.

Semua biaya yang disebutkan tadi pun sudah termasuk donasi Rp500 ribu.

3 dari 6 halaman

Lalu bagaimana dengan yang tidak bisa ikut acara lari di NTT secara langsung?

Kamu tetap bisa mendukung pembangunan akses air bersih lewa Virtual Run for Equality.

Dengan registrasi kegiatan ini, kamu sudah dapat ikut menyediakan akses air bersih berupa sumur bor atau bak penampungan air yang akan disalurkan kepada perumahan penduduk menggunakan pipa-pipa.

(ism, Laporan: Alfi Salima Puteri)

4 dari 6 halaman

Tips Menjaga Energi Saat Berlari

Dream - Apakah Sahabat Dream pernah mendengar larangan soal minum air ketika sedang maupun selesai berlari?

Bahkan kamu perlu menunggu 15 sampai 60 menit untuk bisa makan dan minum.

Pada kenyataannya, minum air maupun makan sebelum, saat, dan setelah berolahraga sangat diperbolehkan untuk menjaga tenaga. Apalagi ketika berlari jarak jauh.

" Disarankan minum sekitar 250-600 ml untuk di bawah sejam berlari. Kalau cuaca panas sekali, di bawah sejam harus minum lebih dari 600 ml. Tapi mungkin jangan langsung diminum banyak," ujar Dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia ASIAN GAMES 2018, Grace Joselini di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis lalu.

  shutterstock

5 dari 6 halaman

Hal ini pun ditunjukkan dengan adanya water station di banyak acara lari, terutama untuk jarak jauh. " Biasanya untuk lari jarak jauh, kita perlu minum setengah gelas air mineral setiap 15-20 menit. Apalagi, ketika suhu panas dan lembap," imbuhnya.

Ia juga menambahkan kalau selain asupan air mineral, kita butuh memenuhi nutrisi dan karbohidrat yang dibutuhkan untuk berlari.

" Kalau berlari dalam waktu dekat, pilih karbohidrat yang cepat diolah tubuh. Satu jam sebelum berlari bisa mengonsumsi sereal dan skimmed milk atau setara 200 kalori," katanya.

  shutterstock

6 dari 6 halaman

Berbeda dengan orang pada umumnya, ibu hamil membutuhkan latihan dan tambahan asupan kalori sebesar 300-500 kalori.

" Ibu hamil bisa lari, tapi harus terbiasa dulu. Kalau sudah trimester tiga tidak disarankan karena bentuk tulangnya beda dan jadi nggak stabil untuk lari. Tapi kalau mau lari, perlu tambah asupan 300-500 kalori dari biasanya."

Setelah mempersiapkan asupan yang cukup, kamu juga harus tahu kapan untuk beristirahat atau berhenti berlari.

" Orang perlu beristirahat atau berhenti kalau sudah mulai merasa lemas, pusingmualmuntah atau ingin pingsan," tutupnya. (ism)

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting