Kisah Menggugah Penyandang Tuli di `Best Friend Forever`

Reporter : Dwi Ratih
Sabtu, 29 Juni 2019 17:00
Kisah Menggugah Penyandang Tuli di `Best Friend Forever`
Semangat teman-teman tuli sangat tinggi dalam bercerita lewat tulisan.

Dream – Keterbatasan bukan penghalang bagi seseorang untuk maju dan berkarya. Hal inilah yang dibuktikan para disabilitas penyandang tuna rungu yang menghasilkan 29 karya cerita pendek dalam buku berjudul Best Friend Forever.

Karya para disabilitas inspiratif itu dikumpul dari hasil workshop ‘Beyond Our Voices’ pada akhir 2017 yang digelar komunitas menulis One Day to Write (ODTW).

“ Karya teman-teman tuli ini sungguh luar biasa. Meski memiliki keterbatasan berbahasa ternyata mereka punya semangat tinggi dalam berkarya (lewat tulisan). Bahkan mereka mampu menyelesaikan tantangan menulis dalam waktu dua jam,” kata Lala Elmira selaku pendiri ODTW saat peluncuran buku ‘Best Friends Forever’ di Ruang Komunal Facebook, Pacific Place, Jakarta, baru-baru ini. 

Bekerjasama dengan Penerbit Zikrul Hakim Bestari, tim ODTW juga menggandeng Surya Sahetapy, aktivis tuli yang merupakan putra dari aktor kawakan Ray Sahetapy dan penyanyi Dewi Yul sebagai partner mentor selama workshop dan menyeleksi tulisan dari teman-teman tuli.

“ Jadi saat workshop, kami membagi tiga sesi, nah di sesi terakhir kami membuat challenge menulis dalam waktu dua jam saja, dan ternyata mereka bisa,” tambahnya.

2 dari 7 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri