Cerita Yayasan Hati Suci Gelar Pasar Murah untuk Pendidikan

Reporter :
Minggu, 12 Mei 2019 08:58
Cerita Yayasan Hati Suci Gelar Pasar Murah untuk Pendidikan
Digunakan untuk pendidikan anak-anak panti asuhan

Dream - Pasar murah sudah dilakukan oleh Yayasan Hati Suci sebanya 19 kali. Pada hari ini, Minggu 12 Mei 2019, pasar murah terseebut dilakukan. Menyediakan sembako dengan harga sangat murah bagi mereka yang membutukan.

Total, ada sekitar 2.500 paket sembako yang dijual. Menyiapkannya tentu tidak mudah. Sudah beberapa minggu lalu persiapan dilakukan.

" Kami sudah persiapan sortir pakaian dan lainnya sejak dua minggu sebelumnya. Dibantu oleh anak-anak panti asuhan sepulang sekolah," ujar Direktur Panti Asuhan Hati Suci, Maria Francisca Setiati, Sabtu, 11 Mei, 2019, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Meski persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari, namun masih ada beberapa hal yang perlu dirapikan lagi. Misalnya masih ada ratusan dus berisi sembako dan kebutuhan harian, serta puluhan karung yang isinya pakaian layak pakai.

Semua tumpukan dus dan karung itu masih harus dipindahkan ke 'gudang' pasar murah. Ada puluhan orang yang membantu persiapan pasar murah. Mereka adalah anak panti asuhan yang berjumlah 35 orang, relawan, dan alumni panti asuhan.

Lewat arahan Fransisca dan Martha selaku pembina anak-anak panti, satu per satu semua barang-barang yang akan dijual di pasar murah dipindahkan ke 'gudang'.

1 dari 1 halaman

Estafet

Menariknya ratusan dus yang ada, dipindahkan cepat dengan cara estafet. Semua dilakukan dengan bergotong royong. Namun ternyata di balik persiapan ini, ada makna tersembunyi yang siap membentuk mereka.

 Yayasan Hati Suci

" Saya lihat, mereka memang happy dalam membantu persiapan ini. Namun sebenarnya dengan persiapan ini ada pelajaran buat mereka, yaitu agar mereka tidak memikirkan diri sendiri," jelas Fransisca.

Bukan hanya meenjual sembako, ada juga pakaian layak pakai yang akan dijual dengan harga Rp10 ribu untuk tiga potong busana. Belum lagi tas, mainan anak, dan sprei, hordeng, hingga sandal. Nantinya hasil penjualan pasar murah, untuk keperluan pendidikan anak panti asuhan.

" Dana yang didapatkan akan dialokasikan ke pendidikan kuliah anak panti asuhan. Kami ingin meningkatkan taraf hidup mereka dengan melanjurkan pendidikan ke perguruan tinggi. Minimal D1 sampai ke S1," ungkap Fransisca.

Saat ini Panti Asuhan Hati Suci mendidik 46 orang anak yang duduk di bangku, SD, SMP, dan SMA. Di luar jumlah itu ada 15 anak yang sudah lulus perguruan tinggi, enam orang sedang kuliah. Tahun ini disebutkan Fransica ada tujuh anak yang rencananya masuk ke perguruan tinggi.

" Dengan pasar murah ini, kami ingin menghimpun dana untuk beasiswa mereka. Kami hanya ingin mereka ke luar dari panti asuhan tak terbatas dengan profesi pekerjaan. Kami juga ingin mereka bersosialisasi, dan taraf hidupnya meningkat," jelas Fransisca lagi.

Laporan Stella Maris/ Liputan6.com

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting