Kikan & Komuji Jakarta: Ngaji Lewat Musik

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 31 Juli 2019 17:36
Kikan & Komuji Jakarta: Ngaji Lewat Musik
Ayo bergabung di Komunitas Musisi Mengaji (Komuji) Jakarta.

Dream - Mempelajari agama bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya melalui musik, seperti yang dilakukan oleh Komunitas Musisi Mengaji (Komuji) Jakarta.

Melalui komunitas yang diketuai oleh Kikan Namara itu, mereka mengupas ilmu agama dengan cara santai, asyik, dan tentunya sangat bersahabat. Di forum ini, dikupas pula cara memandang perbudaan.

" Di Komuji Jakarta ini diharapkan anak-anak muda bisa mengekspresikan kegelisahaan dan kecintaan mereka pada Islam lewat seni dalam bentuk apapun," kata Kikan di kawasan jeruk Purut, Jakarta, Jumat pekan lalu.

1 dari 5 halaman

Sambutan hangat dari masyarakat

Komuji Jakarta memang masih seumur jagung, tapi antusias masyarakat terhadap kegiatan mereka cukup besar.

Misalny saja saat menggelar kegiatan ke lima dengan tajuk Picnikustik, mereka diserbu peminat. Semula mereka menargetkan 50 peserta, tapi pendaftarnya membludak.

" Awalnya kemarin, tuh, kami membuka untuk 50 orang, tapi antusiasnya alhamdulilah tinggi banget, pada akhirnya kami tutup di seratus registran," jelas wanita berambut panjang.

 Kikan Namara

" Tapi tepat sehari sebelum acara, salah satu koordinator kami mengatakan kalau registran mencapai lebih dari 100 alias nambah terus, akhirnya aku bilang tidak apa-apa nanti bisa registrasi on the spot," tambah Kikan.

Padahal, tambah Kikan, pada pelaksanaan Picnikustik pertama sampai ke empat belum memberlakukan sistem registrasi. " Jadi siapa saja bisa langsung datang," katanya.

2 dari 5 halaman

Siapa saja orang-orang di Komuji Jakarta?

Soal jumlah anggota Komuji Jakarta, Kikan mengaku belum ada angka yang fix.

" Nah, di acara yang ke lima ini kami baru membuka sistem registrasi dan mencoba mengajak para tamu yang hadir untuk gabung ke Komuji Jakarta, misalnya masuk ke grup WhatsApp atau lainnya" ceritanya lagi.

" Dari situ aku bisa ketahui anggota Komuji Jakarta yang fix," kata mantan vokalis Band Cokelat ini.

3 dari 5 halaman

Sederet pengisi acara

Selain Kikan, Picnikustik ke-5 yang dimulai pukul 18.30 WIB ini cukup ramai dihadiri para pengisi acara, seperti Imela Kei (Ten2Five), Che (Cupumanik), Man (Pallo), Panji Sakti, dan Alga (The Panas Dalam).

 Komuji Jakarta

Mereka pun tak sungkan memberikan penampilannya di depan ratusan pasang mata pada malam itu.

Sedangkan talkshow dan kajian diisi Komika Sakdiyah Ma'ruf, Budayawan Ngatawi Al-Zastrow, serta Habib Husein Ja’far al-Hadar dengan tema 'Why So Serious'.

 Komuji Jakarta

4 dari 5 halaman

Perbedaan itu biasa

Dengan hadirnya para pengisi acara tersebut, Komuji Jakarta berharap anak muda Indonesia, khususnya Muslim urban, menerima bahwa perbedaan itu hal yang biasa dan bisa hidup berdampingan.

" Bukan hanya sebagai slogan, tapi semangat itu yang ingin kami lebarkan," kata Kikan yang mengenakan busana serba hitam.

Komuji Jakarta sendiri tidak memandang kalangan apapun untuk bergabung. Mereka tidak menutup diri, Komuji Jakarta justru sangat terbuka dengan segala bentuk perbedaan dalam suatu pandangan.

5 dari 5 halaman

'Bukan salah agama'

" Ini hanya sebuah komunitas atau wadah yang ingin jadi melting pot untuk orang yang berbeda-beda (dalam menghadapi suatu pandangan), bisa terbiasa berdialog, menerima perbedaan, meski terkadang hal ini mudah sekali diucap, berbeda dengan praktiknya," cerita wanita kelahiran 9 September 1976.

Di satu sisi, Kikan yang merasakan dampak-dampak dari isu agama ini, lewat Komuji Jakarta, ingin membidik teman-teman yang apatis sama agama apalagi melihat dan dipengaruhi sekelompok orang.

" Kami selalu ingatkan 'itu bukan salah agamanya," pungkas ibu dua anak.

Beri Komentar
Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah