Narasi Adalah: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, Struktur, Unsur & Cara Penulisan

Reporter : Arini Saadah
Senin, 7 September 2020 10:43
Narasi Adalah: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, Struktur, Unsur & Cara Penulisan
Narasi adalah sebuah teks yang akan menjelaskan kepada pembaca bagaimana suatu peristiwa bisa terjadi.

Dream – Jika kamu membaca suatu berita di koran atau media online tertentu, maka kamu akan menemukan paragraf yang berisi kronologi kejadian.

Suatu bacaan yang berupa runtutan peristiwa berdasarkan urutan waktu dikenal dengan istilah paragraf narasi atau teks narasi.

Narasi adalah suatu bentuk pengembangan paragraf di dalam sebuah karangan atau karya tulis yang menjelaskan serangkaian peristiwa atau kejadian secara berurutan dari waktu ke waktu yakni dari awal, tengah, hingga akhir.

Biasanya teks narasi juga sering ditemui dalam berbagai karya tulis seperti cerpen, biografi, novel, dan berita. Narasi adalah sebuah teks yang akan menjelaskan kepada pembaca bagaimana suatu peristiwa bisa terjadi.

Maka dari itu dalam artikel ini Dream akan mengulas tentang pengertian narasi adalah, lengkap dengan tujuan, ciri-ciri, jenis, struktur, unsur, dan cara penulisannya.

1 dari 8 halaman

Pengertian Narasi

Menurut Gorys Keraf, narasi adalah suatu bentuk wacana yang berusaha mengisahkan suatu peristiwa atau kejadian seolah-olah pembaca tersebut melihat atau juga mengalami sendiri kejadian tersebut. Narasi adalah suatu teks yang mengisahkan suatu kehidupan dinamis di dalam suatu rangkaian waktu.

Sementara itu menurut Widjono H.S, narasi adalah uraian yang menceritakan sesuatu atau serangkaian tindakan, kejadian, keadaan, dengan cara berurutan dari permulaan sampai akhir sehingga terlihat rangkaian hubungan satu sama lain.

Dapat diambil kesimpulan pengertian narasi adalah bacaan berupa karangan yang menceritakan atau menjelaskan suatu peristiwa secara detail berdasarkan urutan waktu.

Teks narasi juga bisa digunakan untuk menghibur pembacanya melalui cerita, baik cerita fiksi maupun nonfiksi.

2 dari 8 halaman

Tujuan Narasi

Ilustrasi© Pixabay

Teks narasi memiliki tujuan yang melatarbelakangi penulisannya. Setelah kita mengetahui pengertian narasi, selanjutnya kita perlu memahami tujuannya. Tujuan narasi adalah sebagai berikut:

Tujuan pertama adalah untuk menyampaikan atau membagikan suatu informasi sehingga akan memperluas pengetahuan atau wawasan audiens.

Tujuan narasi kedua adalah untuk membagikan atau menyampaikan suatu pengalaman supaya para pembaca turut merasakan pengalaman tersebut.

3 dari 8 halaman

Ciri-ciri Narasi

Ilustrasi© Pixabay

Setiap jenis teks bisa diidentifikasi berdasarkan karakteristik yang melekat di dalamnya. Begitu juga dengan teks narasi, untuk mengetahuinya kamu bisa melihat ciri-cirinya. Ciri-ciri teks narasi adalah akan dipaparkan sebagai berikut:

  1. Isi teks atau karangan berisi tentang suatu cerita, kisah atau peristiwa tertentu.
  2. Dibentuk dari beberapa susunan paragraf dengan gaya bahasa naratif.
  3. Menyampaikan kronologi atau urutan cerita yang jelas.
  4. Terdapat peristiwa maupun konflik.
  5. Memiliki unsur-unsur pembentuk teks seperti tema, latar, setting, dan karakter.
4 dari 8 halaman

Jenis-Jenis Narasi

Teks narasi memiliki beberapa jenis yang perlu kamu ketahui. Jenis-jenis narasi adalah sebagai berikut:

Narasi Informatif

Adalah narasi yang memiliki tujuan memberikan informasi akurat mengenai suatu peristiwa untuk dapat memperluas pengetahuan orang mengenai kisah seseorang.

Narasi Ekspositorik

Narasi ekspositorik adalah jenis narasi yang bertujuan memberikan informasi secara akurat sesuai fakta yang ada mengenai suatu peristiwa yang dialami seseorang. Biasanya dalam narasi ini pelaku di dalam teks narasi diceritakan mulai dari masa kecil sampai sekarang atau juga hingga akhir hidupnya.

Narasi Artistik

Adalah jenis narasi yang berupaya untuk bisa memberikan tujuan dan makna tertentu dengan mengirimkan pesan terselubung kepada pembaca sehingga pembaca seperti sedang melihat langsung. Ketentuannya menyangkut penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta, dan tidak memberikan unsur sugestif.

Narasi Sugestif

Jenis narasi sugestif adalah narasi yang menceritakan hasil dari rekaan, imajinasi, atau khayalan penulis yang fiktif. Narasi ini melibatkan imajinasi yang disebabkan karena adanya tujuan yang ingin dicapai yaitu kesan dari peristiwa tersebut. Narasi sugestif disebut juga narasi fiktif.

5 dari 8 halaman

Struktur Narasi

Setelah Sahabat Dream mengetahui berbagai jenis narasi, maka untuk memulai berlatih menulis teks narasi harus mengetahui struktur yang membangung sebuah teks narasi. Struktur narasi adalah akan dijelaskan berikut ini:

Pengenalan

Bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh, latar belakang, dan suasana.

Awal pertikaian

Bagian ini berisi mengenai masalah awal yang ditampilkan oleh pengarang.

Klimaks

Bagian klimaks berisi pucuk pertikaian yang menggambarkan konflik utama atau juga inti cerita.

Penyelesaian

Pada bagian penyelesaian penulis akan memberikan penyelesaian dari masalah yang terjadi dalam suatu cerita sekaligus mengindikasikan akhir kisah.

6 dari 8 halaman

Unsur-Unsur Narasi

Ilustrasi© Pixabay

Unsur-unsur narasi adalah segala hal yang membentuk teks narasi menjadi sebuah tulisan yang bisa dipahami jalan peristiwanya. Adapun unsur-unsur narasi adalah sebagai berikut:

Pertama tokoh yaitu pelaku di dalam suatu cerita, misalnya menggunakan sudut pandang orang pertama serba tahu dengan kata ganti orang ‘Aku’.

Kedua latar adalah keterangan mengenai suatu tempat, waktu, serta suasana. Contoh latar tempat adalah ‘sekolah’, sedangkan contoh latar waktu adalah ‘pagi hari’.

Ketiga alur persitiwa merupakan deretan kejadian yang dijealskan dengan cara urut berdasarkan kronologinya. Contohnya:

  • Sore itu aku sedang sarapan sepotong sandwich sebelum berangkat sekolah.
  • Aku melihat tayangan live IG mengenai kejadian pencurian.
  • Kejadian pencurian itu terjadi di sekitar rumahku.
  • Korban pencurian tersebut merupakan salah satu warga daerahku.
7 dari 8 halaman

Cara Penulisan

Ilustrasi© Pixabay

Mari kita belajar menulis teks narasi dengan beberapa langkah berikut ini ya, Sahabat Dream.

  1. Hal pertama yang perlu dilakukan untuk memulai menulis narasi adalah menentukan tema serta juga pesan moral yang nantinya akan disampaikan.
  2. Kemudian tetapkan sasaran pembaca.
  3. Lalu rancang peristiwa atau kejadian utama yang kemudian akan dijelaskan di dalam bentuk skema alur.
  4. Membagi peristiwa atau kejadian utama it uke dalam bagian awal, pengembangan serta bagian akhir cerita.
  5. Merinci peristiwa utama ke dalam detail peristiwa yakni sebagai pendukung cerita.
  6. Menyusun tokoh dan watak, latar, serta sudut pandang cerita.
  7. Menguasai aturan tanda baca di dalam suatu kalimat.
8 dari 8 halaman

Contoh Narasi

Contoh Narasi Ekspositorik:

Perjuangan Ir. Soekarno

Pada tanggal 4 Juli 1927 Ir. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan tujuan Indonesia segera merdeka. Namun nyatanya pada tanggal 29 Desember 1929, Belanda memasukkan beliau ke dalam penjara Sukamiskin di Bandung sampai pada tanggal 31 Desember 1931.

Beliau dibebaskan dan kemudian bergabung dengan Partindo namun untuk yang kedua kalinya Ir. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende, Flores pada tahun 1933. Kemudian beliau dipindahkan ke Bengkulu.

Contoh Narasi Sugestif:

Di sebuah hutan belantara, hiduplah dua orang anak kembar yatim piatu yang bernama Safa dan Marwa. Mereka berdua tinggal di sebuah gubuk dan keseharian mereka selalu berburu hewan untuk dimakan.

Setelah beberapa lama kemudian, kedua anak tersebut ditemukan oleh saudagar yang sangat kaya yang kebetulan sedang ingin berburu di dalam hutan. Safa dan Marwa pun dibawa oleh saudagar itu ke rumahnya dan dijadikan sebagai anak angkatnya.

 

(Dilansir dari berbagai sumber

Beri Komentar