Nindy Gita Sary: Cerita Haru Pemenang 'Dream Girls' 2015

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 3 Agustus 2016 17:42
Nindy Gita Sary: Cerita Haru Pemenang 'Dream Girls' 2015
"Ketika mendaftar pun aku ngga kasih tau siapa-siapa," ujar Nindy

Dream - Setelah sang juara pertama berbagi kisah pengalamannya saat mengikuti Dream Girls 2015 tahun lalu, kini giliran si juara dua yang juga berhasil memenangkan hadiah utama umrah berbagi cerita buat Sahabat Dream.

Yuk simak berikut ini.

Alhamdulillah, ngga terasa ya sudah satu tahun lamanya sejak aku menjadi pemenang kedua Dream Girls 2015. Saat ini pendaftaran untuk Dream Girls 2016 sudah dibuka dan
alhamdulillah antusiasnya luar biasa sekali.

Hmm, jadi ingin berbagi cerita nih tentang perjalananku di ajang ini tahun lalu.

Sejujurnya aku ikut Dream Girls 2015 ini awalnya hanya iseng, dan ini pun ngga sengaja lihat flyernya di Instagram yang kebetulan di situ ada wajah salah satu muslimah yang aku kenal di ajang pageant lain, Molina Ulfa.

Ketika mendaftar pun aku ngga kasih tau siapa-siapa, termasuk Molina, yaa hanya beberapa orang terdekat saja seperti keluarga, pacar, dan tiga orang sahabat dekatku.

Sejujurnya juga, saat itu sudah males ikut ajang pemilihan seperti ini, karena sebelumnya sering ikut. Nah, apalagi tahap seleksi di sini menggunakan sistem voting, wah paling males!

Tapi memang dasar udah jalan Allah, ngga tahu kenapa tetap saja aku lanjutin. Alhamdulillah ngga disangka-sangka dari ratusan yang mendaftar via web Dream.co.id, aku ditelfon salah satu orang Dream, yaitu Kak Eko, dan diberitahu bahwa aku lolos seleksi, tapi harus membuat tulisan tentang pengalaman inspiratif.

Saat itu aku menuliskan pengalamanku ketika menjadi tutor di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur. Selanjutnya, diminta lagi untuk membuat tulisan kedua, mengenai teknologi.

Alhamdulillah setelah melalui seleksi dari tulisan, aku terpilih menjadi salah satu semifinalis 50 besar.

Penilaian semifinalis ini dilakukan di AXA Tower, dan inilah pertama kalinya kami sebagai 50 besar terpilih bertatap muka.

Salut banget sama peserta yang lain, mereka datang dari jauh, ada yang dari Palembang, Jogja, Bandung. Aku kira cuma aku yang paling jauh (Bekasi), HAHAHA!

Seleksi kali ini kami dibagi menjadi beberapa kelompok, setelah sebelumnya acara dibuka dengan talkshow dari Kak Zaskya Adya Mecca.

Masing-masing kelompok dipimpin oleh perwakilan dari “ Minion Team” (sebutan dari kami untuk tim panitia luar biasa Dream.co.id).

Kami diberikan materi untuk berdiskusi bersama. Acara berlangsung dari pagi sampai sore, tapi pengumuman 30 besar ternyata tidak langsung diumumkan hari itu.

Kami harus menunggu satu atau dua minggu kemudian untuk mengetahuinya via Dream.co.id.

Setelah menunggu-nunggu, akhirnya wajah saya muncul di Dream.co.id. Alhamdulillah masuk 30 besar! Dan itu artinya saya maju ke hari terakhir seleksi yang diadakan di Gandaria City.

Sebelum final tiba, tim Dream mengajak para 30 besar untuk melakukan baksos di SMA ITACO di daerah Bekasi. SMA ITACO merupakan sekolah untuk anak-anak yang kurang mampu.

Masyaallah ketika tiba di sana aku sangat senang melihat antusias adik-adik yang menyimak dan mengajukan pertanyaan pada kami.

Oktober 2015. Akhirnya hari itu tiba. Ngga tahu kenapa tiba-tiba hanya di ajang Dream Girls ini saja mau mengajak Mama untuk menemani aku seharian, sekaligus juga aku meminta dua sahabatku untuk datang bersama.

Biasanya, di ajang pemilihan sebelumnya, aku selalu datang sendiri, ngga mau rame-rame, ngga mau didukung-dukung.

Takutnya kalau kalah, orang yang mendukungku akan kecewa, makanya ngga mau ngajak siapa-siapa.

Tetapi Jumat, 2 Oktober 205 silam itu aku, Mama, dan dua sahabatku (Ambar dan Tiur) berangkat dari pagi sekali.

Aku panik setengah mati karena ternyata hanya aku peserta yang belum hadir. Mulai dari make-up, wardrobe, makan, semuanya keburu-buru. Dari situ mulai timbul sedikit rasa pesimis karena kurang persiapan.

Waktunya tiba, dimulai dengan parade seluruh peserta di atas panggung, perkenalan, lalu menjawab pertanyaan dari salah satu juri

Saat itu ada tiga orang juri, Alice Norin dari DAUKY, Dr. Sari dari Wardah, dan Ibu Andari Karina Anom, penulis novel Selfie.

Aku mendapatkan pertanyaan dari Dr Sari, aku pribadi kurang puas dengan jawabanku sendiri yang agak aku rasa agak bertele-tele. Hmm, mungkin karena grogi ya, soalnya tiba-tiba pacarku dateng, HEHEHE.

Tapi Alhamdulillah, setelah sesi tanya jawab pertama, dan ketika penentuan 10 besar, namaku disebut lagi! Mama dan kedua sahabatku bersorak dan tepuk tangan dengan semangat, alhamdulillaaah bisa nyenengin orang :D

Tahap ini merupakan tahap terakhir, tahap penentuan.

Kembali diseleksi dengan sistem tanya jawab, namun menggunakan video yang isinya pertanyaan langsung dari beberapa tokoh di Indonesia.

Deg-degan banget! Kenapa? Karena dari urutan 10 besar, aku dapet nomor pertama untuk menjawab pertanyaan.

Aku mendapatkan pertanyaan dari mba Inneke Koesherawati.

“ Bagi kamu, wanita cantik itu yang bagaimana?”

Kami hanya diberikan 30 detik untuk menjawab pertanyaan, dan beginilah kira-kira jawabanku.

“ Bagi saya, wanita cantik adalah wanita yang sadar akan kekurangan dan kelebihannya. Sadar akan kelebihannya dan menggunakannya untuk hal yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Sadar akan kekurangannya, namun tetap bangkit untuk belajar mengendalikannya. Karena dunia harus tahu, bahwa wanita berhijab itu cantik ketika mereka cerdas dan bisa berkarya”

Alhamdulillah jawaban di pertanyaan kedua ini lebih mulus dan memuaskan jika dibandingkan dengan yang pertama tadi.

Walau begitu, masih belum hilang rasa deg-degan karena setelah 10 finalis menjawab pertanyaan, kami harus menunggu beberapa saat untuk akhirnya diumumkan siapa yang akan menjadi kedua juara dan bisa pergi umrah.

Sesaat sebelum kami dipanggil lagi keatas panggung, tim Dream memutar video Ka’bah, dan lantunan “ Labaikkaullahummalabbaik..” membuat lututku lemas.

Entah harus berharap atau pasrah, sepertinya saat itu aku berada di antara keduanya. Benar-benar berserah pada ketentuan Allah.

Tiba saatnya kami bersepuluh merapatkan barisan di atas panggung dan menunggu MC memanggil para pemenang.

Sebelum dipanggil juara kedua dan pertama, MC memanggil beberapa teman kami yang menyandang gelar Dream Girls Social Media, Meli (Bandung), Dream Girls Persahabatan, Fahrunnysa (Medan), Dream Girls Inspiratif, Regita, dan Dream Girls pilihan Wardah, Silsabil.

Akhirnya tiba saatnya pengumuman juara kedua. Tiba-tiba MC menyebutkan,

“ pemenang kedua datang dari Bekasi, dia adalaaaaah.......”, waduh langsung deh gemeteran sebadan-badan :’)

“ Inilah pemenang kedua Dream Girls 2015, NINDY GITA SARY!”

Lemes, nangis, muka udah ngga beraturan deh, HAHA. Yang bikin terharu itu pas ngeliat mama dan kedua sahabatku juga nangis bahagia, dan itu salah satu momen terbaik di dalam hidupku.

Nah, setelah aku maju kedepan, akhirnya diumumkan juara pertam, yang jatuh kepada finalis nomor dua yang daritadi tepat berdiri di sampingku, Priscilla Rosa Malinda. Ngga heran dia menang! Supel, lucu, dan dia juga seorang hafidzah, si imut yang menginspirasi.

Hadiah diserahkan oleh para sponsor yang luar biasa, aku ingat banget ketika Pak Ava selaku pemilik travel perjalanan umroh itu yang memberikan aku hadiahnya langsung, sungguh suatu
kehormatan bahwa kemurahan hati beliau yang memberikan salah satu hal terbaik dalam hidup

Mana pernah saya bermimpi diumrohkan gratis di usia 22 tahun saat itu. Saya merasa tidak sepantas itu, tapi Allah Maha Besar.

Ketika perjalanan pulang, ibu saya bercerita bahwa setelah shalat zuhur di musala mal, beliau memiliki firasat, itulah kenapa beliau tidak henti-
hentinya mendoakan saya.

Merinding. Betapa dahsyat kekuatan doa seorang ibu.

Seperti busur panah yang melesat tepat sasaran. Hadiah ini datang setelah sebelumnya saya ditolak di salah satu pageant kedinasan yang mencurangi proses seleksi saya. Allah Maha Adil.

Terima kasih Ya Allah atas nikmat yang luar biasa besar dan tidak disangka-sangka.

Terima kasih Mama, Papa, adik-adik, dan sahabat-sahabat yang selalu mendukung di suka dan duka selama proses seleksi. Terima kasih untuk teman-teman peserta lainnya yang sudah berbagi pengalaman dan berbagi semangat.

Terima kasih untuk Dream.co.id dan Minion Team, kalian hebat!

“ Pelajaran yang saya sukai adalah belajar untuk menghadapi tantangan baru, tetap menjaga semangat setelah sanggup melewatinya, lalu bangkit untuk kemudian mencari tantangan berikutnya”, Nindy Gita Sary.

GOOD LUCK DREAM GIRLS 2016!

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-