Nona Rara Batik: Batik Modern dari Pengrajin Batik Daerah

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 8 Januari 2021 19:45
Nona Rara Batik: Batik Modern dari Pengrajin Batik Daerah
Batik makin tenar.

Dream - Batik saat ini tak sekadar baju yang biasa dipakai hari jumat atau menghadiri undangan resepsi pernikahan. Kini kain khas Nusantara itu telah naik status sebagai sebuah identitas yang menjadi kebanggaan hampir semua orang.

Kebanggaan itu pula yang dilakukan Nona Rara Batik, brand lokal fashion yang menyediakan desain batik kasual yang dapat digunakan sehari-hari. Berusaha mengangkat ekonomi masyarakat, Nona Rara Batik menggunakan batik cap atau tulis yang diproduksi langsung para pengrajin batik daerah.

Berawal dari kenangan kecil bersama sang nenek yang juga seorang pengrajin batik, Nona Rara Batik dibangun dengan tekad untuk melestarikan budaya batik.

Pipiet Tri Noorastuti, Founder Nona Rara Batik mengatakan, “ Kami membangun Nona Rara Batik sembilan tahun yang lalu pada November 2011 dengan misi meningkatkan produksi pakaian batik."

" Selain itu, karena sulitnya mencari baju batik ringan yang bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan kalaupun ada pasti harganya mahal dan desainnya terkesan terlalu tua,” cerita Pipiet.

1 dari 5 halaman

Batik cap Garut & Pekalongan

Nona Rara Batik© Nona Rara Batik

Nona Rara Batik© Nona Rara Batik

Nona Rara Batik hadir dengan koleksinya yang stylish dan modern serta konsep desain-desain sederhana yang nyaman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Material batik yang digunakan diproses secara manual oleh pengrajin di berbagai daerah. Proses produksi pun menggunakan tenaga lokal, menjadikan Nona Rara Batik jenama yang menyokong perekonomian negara.

Material batik cap yang digunakan Nona Rara Batik antara lain material batik cap Garut dan Pekalongan.

Penggunaan corak dan pemilihan warna-warna cerah memberikan kesan cheerful dan fresh untuk setiap koleksinya tanpa menghilangkan keaslian dari batik itu sendiri.

 

2 dari 5 halaman

Brand yang lekat dengan semua kalangan

Hal ini diyakini Nona Rara Batik di setiap koleksinya selalu jadi incaran para pelanggan.

Dengan kehadirannya Nona Rara Batik juga berharap, bisa turut memberikan edukasi dan menambah informasi tentang kain tradisional Indonesia kepada masyarakat.

Nona Rara Batik© Nona Rara Batik

Tidak sampai di situ saja, Nona Rara Batik berkomitmen untuk menjadi brand batik yang lekat di semua kalangan sehingga mendukung pengrajin kecil di daerah.

 

3 dari 5 halaman

Berharap semakin kreatif

Nona Rara Batik© Nona Rara Batik

“ Kami ingin para pengrajin kecil di daerah itu terus tumbuh dan berkarya melestarikan batik, jadi kita juga saling bantu satu sama lain untuk terus berkembang tanpa mengancam para pengrajin kecil di daerah, dan pastinya membantu perekonomian juga," ujar Pipiet.

" Hadirnya konsep batik moderen ini juga menjadikan para pengrajin batik kecil semakin kreatif dalam mengelola materi, corak serta warna yang digunakan,” tutupnya.

4 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Rahasia Jualan Batik Tetap Laris di Tengah Pandemi

Dream - Pandemi Covid-19 membuat omzet hampir semua bisnis terdampak. Tak hanya perusahaan besar, kalangan pengusaha menengah ke kecil juga merasakan imbasnya terhitung sejak pandemi datang Maret 2020 silam.

Di kala kondisi seperti saat ini, semangat tak pantang menyerah adalah solusinya. Meski ikut terdampak, brand fashion UKM 'Nona Rara Batik' . langsung memutar otak dan mencari strategi untuk bangkit dari pandemi.

Pada belanja online 11.11 kemarin, 'Nona Rara Batik' mencatat rekor dalam penjualan sehari. Kenaikan penjualannya 15 kali dibandingkan hari biasanya.

Lalu apa rahasia mereka dalam menyikapi hal ini?

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Jadi, buat Sahabat Dream yang juga memiliki UKM seperti 'Nona Rara Batik' mungkin cara-cara di atas bisa ditiru agar bisnis tetap jalan seperti sedia kala.

Namun, perlu diperhatikan kondisi kesehatan kamu adalah yang utama agar tetap bisa menjalankan segala sesuatunya dengan baik.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: 'Modest Fashion' Layu Karena Covid-19

Dream - Sektor fashion muslim kena imbas pandemi Covid-19 yang sampai saai ini belum menunjukkan tanda-tanda usai. Di awal mewabah, hampir tak pernah ada lagi kegiatan fashion show untuk menekan penyebaran virus tersebut. 

Selama tahun 2020, semua penggiat fashion lebih banyak digelar secara virtual. Bahkan hajatan fashion skala dunia sekalipun melakukan konsep yang sama. 

Tak hanya minim kegiatan, wabah Covid-19 juga membuta pemasukan desainer dan pelaku bisnis modest fashion menyusut.

Merujuk pada data terbaru State of Islamic Global Economy 2020/2021, pengeluaran muslim akan memangkas pengeluaran sebesar 2,9 persen menjadi US$268 miliar (Rp3.711,19 triliun) untuk modest fashion.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Sembari menunggu semuanya stabil, yuk Sahabat Dream tetap jaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Jika semua sehat dan virus COVID-19 tiada, pasti helatan fashion muslim bisa kamu datangi dengan rasa aman dan nyaman, kan?

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar