Tips Selalu Ingat List Belanja Bulanan

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 16 Agustus 2018 16:30
Tips Selalu Ingat List Belanja Bulanan
Kamu termasuk tim mencatat atau go show?

Dream - Belanja bulanan adalah waktu yang dinanti para ibu rumah tangga. Selain memenuhi kebutuhan untuk keperluan di rumah, belanja bulanan dimanfaatkan sebagai momen refreshing.

Melihat produk-produk keluaran terbaru, membandingkan harga, sampai mendapatkan bonus dari promo-promo yang diberikan menjadi kesenangan tersendiri. Apalagi jika sampai memperoleh barang yang sudah lama diincar.

Tapi hati-hati. Kalau terlalu terbawa suasana, bisa-bisa dompet kamu langsung menipis. Sangat dianjurkan untuk membuat daftar belanjaan sebelum pergi ke supermarket. 

Apakah kamu termasuk orang yang mencatat terlebih dahulu keperluan yang ingin dibeli atau go show saja?

Keduanya memiliki manfaat sendiri-sendiri, bisa lebih irit dan juga makin terlengkapi dengan membeli produk terbaru tanpa direncanakan.

Momen belanja bulanan ini juga jadi hal yang dinanti blogger hijab Dewi Ratih Purnama. Saking antuasiasnya, Dewi memiliki banyak cerita saat menghabiskan waktu kala belanja.

 shutterstock© dream.co.id

" Kalau belanja sendiri penuh kedamaian sih bisa, tapi umumnya ibu-ibu, belanja sambil membawa anak. Lagi galau milih sabun eh bocahnya sudah kabur nyari choki-choki, buyar deh semua list di kepala," ceritanya.

Tapi Dewi juga pernah lho lupa membuat daftar belanja. Padahal saat itu dia sudah berpikir keras menddata barang apa lagi yang akan dibeli.

Kamu pernah merasakan hal demikian?

Jangan khawatir, Dewi pun sudah punya antisipasinya.

" Akhirnya saya membuat satu master catatan belanja. Catatan yang sudah sangat lawas," kata Dewi. Secanggih apa catatan itu? Simak ceritanya lengkap di sini.

Kirimkan cerita inspiratif ala kamu ke komunitas.dream@kly.iddengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

1 dari 3 halaman

Inilah 6 Jebakan yang Bikin Kamu Kalap Belanja

Dream - Penghasilan yang diperoleh sebenarnya bisa mencukupi semua kebutuhan jika kita lebih berhati-hati dan hemat dalam pengeluaran.

Mereka yang terjerumus ke dalam utang lebih banyak disebabkan karena membeli barang secara berlebihan dari yang dibutuhkan.

Nah, agar tidak terperangkap shopping berlebihan, mari kenali dan hindari enam jebakan yang bisa membuat dompet menipis lebih cepat.

1. Tidak Merencanakan Pembelian

Akibat tidak merencanakan pembelian, kita cenderung menghabiskan lebih banyak uang, membeli apa yang sebenarnya tidak dibutuhkan atau tidak menjadi prioritas.

2. Terpengaruh Taktik Penjualan

Terpengaruh iklan yang mengklaim bahwa barang itu sebagai sesuatu yang baru atau tren terbaru membuat kita tergoda untuk membeli.

3. Memakai Kartu Kredit

Kartu kredit menyebabkan seseorang membeli meskipun mereka tidak memiliki cukup uang. Hal ini akan menambahkan hutang.

4. Tidak Menetapkan Tujuan Keuangan

Tidak menetapkan tujuan keuangan seperti berapa yang harus ditabung, mendahulukan utang dan sebagainya, akan membuat kita gampang tergoda untuk belanja barang.

5. Ikut-ikutan Tren

Gaya hidup teman dan pengaruh tren terbaru akan membuat kita takut dibilang ketinggalan zaman. Akibatnya, untuk memuaskan gaya hidup dan tren terbaru itu kita belanja barang yang tidak perlukan.

6. Hobi Jalan-jalan

Hobi jalan-jalan di mal atau cuci mata di toko online akan membuat kita mudah tertipu dan terperangkap untuk belanja barang yang tidak dibutuhkan dalam sekejap.

2 dari 3 halaman

4 Kesalahan Saat Belanja Online

Dream - Pernah membeli pakaian tapi ukurannya ternyata salah dan baru diketahui ketika mencobanya di rumah? Kalian mungkin pernah berada dalam situasi seperti itu. Terutama ketika membelinya secara online.

Tapi, ukuran pakaian tidak hanya bisa salah saat dalam proses pengiriman saja. Ukuran pakaian yang baru dibeli bahkan bisa kekecilan atau kebesaran setelah kalian mencucinya.

Dilansir dari laman BrightSide.meDream mengumpulkan 4 kesalahan yang sering dilakukan saat berbelanja pakaian secara online.

Tidak hanya kesalahan, ada juga tips untuk memilih ukuran pakaian yang pas di badan. Berikut ulasannya: 

1. Tidak Mengetahui Ukuran Badan

  Kesalahan Belanja Pakaian Secara Online© Bright Side

Saat membeli pakaian, sebagian orang mungkin tidak tahu ukuran beberapa bagian badannya. Padahal ini adalah modal penting untuk bisa mendapatkan pakaian yang sesuai dengan ukuran badan. Pertama, kalian harus mengetahui salah satu ukuran dari lingkar panggul, lingkar pinggang, lingkar dada, atau lingkar leher.

Setelah itu bandingkan dengan tabel ukuran badan yang sudah menjadi standar internasional di bawah ini. Pilih ukuran badan dengan standar ukuran yang ada. US untuk ukuran Amerika Serikat, INT untuk ukuran Internasional, EU untuk ukuran Eropa. Di Indonesia biasanya mengikuti ukuran standar Internasional atau Eropa.

  Kesalahan Belanja Pakaian Secara Online© Bright Side

2. Tidak Mengacuhkan Rekomendasi Toko

  Kesalahan Belanja Pakaian Secara Online© Bright Side

Saat memilih pakaian secara online, selalu ingatkan dalam hati bahwa meski bentuknya sama, tapi ukuran setiap toko mungkin berbeda satu sama lainnya. Setiap toko online mungkin memiliki tabel ukuran pakaian sendiri yang harus menjadi pertimbangan saat akan membelinya.

3. Saat Memilih Pakaian Tidak Memperhatikan Bahan

  Kesalahan Belanja Pakaian Secara Online© Bright Side

Ketika membeli pakaian secara online, sebaiknya perhatikan bahannya. Karena ada beberapa jenis bahan yang akan mengecil atau mengembang setelah dicuci.

Bahan kapas dan wol cenderung mengecil setelah dicuci. Tetapi pakaian berbahan sintetis dan katun akan mengembang setelah dicuci. Selalu perhatikan rekomendasi pabrik saat memperlakukan pakaian. Rekomendasi ini biasanya bisa dilihat pada label atau tag pada pakaian bersangkutan.

4. Tidak Mengukur Kaki dengan Benar

  Kesalahan Belanja Pakaian Secara Online© Bright Side

Saat membeli sepatu secara online, ukur kaki dari tumit hingga ujung kaki yang paling panjang. Ukur panjang kedua kaki karena kebanyakan orang tidak memiliki ukuran kaki yang identik. Jika perlu, pilih sepatu dengan ukuran yang lebih besar.

Parameter lain yang sangat penting adalah lebar. Salah satu sistem yang paling populer adalah sistem Amerika karena sangat sederhana: N - sempit, M - sedang, W - lebar.

Berikut tabel ukuran sepatu sesuai standar Amerika, Eropa dan Internasional. Untuk Indonesia biasanya memakai standar Eropa.

  Kesalahan Belanja Pakaian Secara Online© Bright Side

3 dari 3 halaman

Pecinta Online Shopping Asia Pilih Murah atau Aman?

Dream – Keamanan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi masyarakat di kawasan Asia Pasifik untuk berbelanja online. Hal ini berdasarkan hasil Survei Belanja Online Mastercard 2017 (Mastercard Online Shopping Behavior Study 2017).

Sampai pertengahan tahun ini diperkirakan 8 dari 10 konsumen di kawasan Asia Pasifik, berniat melakukan pembelian online. Setidaknya mereka akan melakukan satu kali pembelian pada semester I 2017.

Survei ini juga menunjukkan bahwa masyarakat merasa aman ketika berbelanja online. Faktor keamanan dan kenyamanan memang menjadi hal terpenting dalam belanja online. Hal ini terlihat dari 85,9 persen konsumen memerlukan fasilitas pembayaran yang aman, diikut oleh harga 85,5 persen, dan kenyamanan 85,1 persen.

“ Hasil penelitian menunjukkan konsumen di kawasan Asia Pasifik menginginkan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik saat berbelanja online,” kata Senior Vice President Digital, Payments, and Lab Asia Pasifik Mastercard, Ben Gilbey, Dilansir dari keterangan tertulis Mastercard yang diterima Dream, Sabtu 10 Juni 2017.

Dia mengatakan Mastercard tetap tidak berhenti fokus untuk mengembangkan solusi-solusi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berbelanja online. Salah satu upaya yang ditempuh adalah bekerja sama dengan para merchant dan pemain industri kunci untuk merancang, mengembangkan, dan menyebarkan pengalaman belanja online yang cepat, mudah, dan aman.

“ Beberapa upaya di antara lain, meliputi dompet digital dan pembayaran biometric yang juga turut menggambarkan dan mendefinisikan ulang pengalaman belanja bagi konsumen,” kata dia

Beri Komentar