Cerita Sukses Kakek Berkebun di Balkon, Buahnya Bisa Tumbuh Segar

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 23 Agustus 2021 10:36
Cerita Sukses Kakek Berkebun di Balkon, Buahnya Bisa Tumbuh Segar
Siapa sangka hanya ditanam di tanah balkon, pohon buah bisa tumbuh subur.

Dream – Masyarakat Singapura sebagian besar tinggal di flat atau apartemen. Sangat sulit untuk bercocok tanam, apalagi untuk memelihara pohon buah yang biasanya berukuran besar.

Seorang kakek bernama Steven Tan membuktikan kalau balkon juga bisa dimanfaatkan untuk menaman pohon buah. Tinggal di kawasan Bukit Panjang, pria berusai 66 tahun ini menanam berbagai pohon buah dan hasilnya sangat tak diduga.

Buah-buahan seperti melon, paria, jambu, apel berhasil ditanamnya dan berbuah segar di balkon. Kakek satu bahkan menjadi viral, karena pengalamannya diunggah sang putri bernama Wan Jun, di laman Facebooknya.

Steve Tan© Facebook Wan Jun

Dikutip dari Mothership, Tan sudah menanam berbagi sayur dan buah di balkon selama bertahun-tahun. Hasil panennya cukup melimpah. Ia bercerita bahwa buah dan sayuran pertama kali ditanam di pot yang diletakkan di sepanjang koridor luar apartemen mereka.

 

1 dari 5 halaman

Tanaman hanya tumbuh sekitar satu meter, sehingga tidak mengganggu tetangga. Keluarga Tan tinggal di unit sudut yang membuat tanaman merambat dengan mudah di sepanjang jendela mereka.

Panen tomat Steven Tan© Facebook Wan Jun

Tanaman merambat ini kemudian diikat ke tongkat, yang menurut Tan lebih ringan daripada bambu biasa dan ikatan kabel digunakan untuk mengamankannya. Dia juga memberikan jaring-jaring di bawah buah untuk mencegahnya jatuh ke tanah.

Menanamnya di luar jendela dapat memastikan tanaman bernapas dan mendapat paparan sinar matahari yang cukup. Menurut Tan, tanaman membutuhkan banyak perawatan dan kasih sayang seperti memastikannya mendapatkan cukup air dan nutrisi.

 

2 dari 5 halaman

Ia juga mengatur tanah pembibitan dan menambahkan pupuk secara teratur. Dibuat juga kolam kecil untuk mengalirkan air ke tanaman melalui pipa yang diatur menggunakan pengatur waktu. Hal ini sangat berguna untuk memastikan tanaman disiram ketika keluarga sedang bepergian.

Steve Tan© Facebook Wan Jun

Tan berbagi bahwa hobinya ini merupakan cara untuk bersantai dari pekerjaanya di industri konstruksi. Menurutnya, memandang tanaman bisa memanjakan mata.

“ Setiap hari melihat matahari, hujan, beton, logam, saat pulang melihat ikan, air, tanaman, buah-buahan,” katanya.

Ia menambahkan tanaman yang dipeliharanya membantu menghidupkan rumahnya ketika harus tinggal di 'hutan beton' seperti Singapura.


Laporan: Elyzabeth Yulivia

3 dari 5 halaman

Nangka Dijual Rp2,5 Juta Per Buah Bikin Heboh

Dream - Buah nangka terkenal dengan rasanya yang manis dan legit. Bisa dimakan langsung atau dicampur dengan bahan makanan lain. Di Indonesia, kita bisa dengan mudah mendapatkan buah tropis ini.

Bagaimana dengan di negara Eropa seperti Swiss? Kita bisa mendapatkan nangka di negara cantik ini, tapi harganya selangit. Sebuah supermarket di Zurich, Swiss menjual buah nangka dengan harga mencapai Rp2,5 juta.

© Dream

Untuk di Indonesia harga nangka per kilonya hanya berkisar Rp 20.000-Rp 50.000. Dikutip dari Mothership SG, buah nangka mahal ini tiba-tiba viral karena cerita dari seseorang asal Singapura yang tinggal di Zurich. Ia mengaku sangat terkejut saat pergi ke supermarket dan melihat harga nangka.

 

 

4 dari 5 halaman

Ingin Dibikin Camilan

Wanita bernama Tan ini mengatakan awalnya ia pergi ke supermarket yang ada di Kota Zurich untuk mencari buah nangka. Tan berencana ingin membuat camilan dan snack dari nangka untuk teman-temannya yang akan bermain ke rumahnya.

Sehatnya Nangka Bagi Tubuh, Bisa Jadi Menu Diet© MEN

Selama 11 tahun tinggal di Zurich, Swiss, ia memang belum pernah membeli nangka. Biasanya saat ia ingin buah-buah tropis ia akan pergi ke supermarket Chinese dan hanya membeli buah mangga, leci, dan kelengkeng.

 

5 dari 5 halaman

Tak Jadi Beli

Ia sangat terkejut ketika menemukan harga buah nangka di supermarket yang sangat mahal. Untuk satu buah nangka utuh seberat 9,1 kg, harga yang dibanderol hingga 181 Swiss Franc atau kurang lebih Rp2,5 juta. Dengan kisaran harga Rp286 ribu untuk per kilogramnya.

Nangka Mahal© Mothership

Melihat harga nangka yang tidak wajar, Tan pun mengurungkan niatnya untuk membeli buah itu. Ia mengatakan bahwa sayang untuk mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk buah nangka saja. Walaupun mahal, Tan merasa harga nangka ini merupakan hal yang wajar. Pasalnya, sangat sulit untuk menemukan buah-buahan tropis bahkan makanan dari Asia.


Laporan Afifah Cinthia Pasha/ Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar