Chef Edwin Lau Larang Pesan Menu Ini di Restoran, Kenapa?

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 15 Agustus 2018 17:03
Chef Edwin Lau Larang Pesan Menu Ini di Restoran, Kenapa?
Ada 3 menu yang tidak layak kita pesan saat makan di restoran. Adalah soup, salad atau appetizer (makanan pembuka), kenapa?

Dream - Jika dulu juru masak atau chef tersembunyi di baik oven dan hanya makananya yang keluar, sekarang chef berperan bak seorang bintang.

Ya, saat ini profesi sebagai chef memang tengah menjadi sorotan banyak orang. Terbukti dengan banyaknya kontes masak di TV yang menghadirkan chef-chef profesional dan menjanjikan gelar chef bagi para pemenangnya.

Hal ini tentunya berbeda dengan kondisi beberapa dekade lalu, ketika profesi sebagai chef masih belum setenar sekarang.

Bahkan kala itu, lelaki yang pandai memasak dan mengambil pendidikan sebagai juru masak atau koki sering dianggap remeh. Mereka sering dicap sebagai lelaki yang kewanita-wanitaan.

Namun hal itu tentunya tidak menyurutkan niat Edwin Lau untuk bisa menjadi chef ternama. Sejak lulus SMA Edwin langsung melanjutkan studinya di bidang perhotelan.

Ia pun mengawali karir sebagai koki pada tahun 2001 sebagai koki di Sakana Japanese Restaurant.

17 Tahun berlalu, kini pria asal makasar ini adalah seorang celebrity chef yang wajahnya selalu malang melintang di Tv sampai majalah.

Lewat instagram pribadinya, Edwin juga senang membagikan berbagai tips di bidang masak, olahraga dan kesehatan.

Nah baru-baru ini, pria berusia 35 tahun itu membeberkan tips menarik tentang menu yang tidak layak kita pesan saat makan di restoran.

3 Menu itu adalah soup, salad atau appetizer (makanan pembuka). Loh memang apa yang salah dengan ke-3 makanan itu? Simak ulasanya di bawah ini:

1 dari 1 halaman

Didasari Pengalaman 17 Tahun Sebagai Koki

1. Umumnya, menu-menu pembuka adalah tempat untuk " membuang" sisa-sisa bahan hasil preparation dari menu utama di restoran tersebut.

Jadi daripada rugi dibuang, lebih untung bagi restoran untuk menjualnya dalam bentuk lain.

2. Salad adalah menu tersulit untuk dijaga kesegaran dab kebersihannya. Salad menggunakan bahan yang paling cepat basi, Sekelas hotel berbintang, konsumenakan tetap cacingan jika makan sayuran mentah.

3. Bagi yang sedang berdiet, menu pembuka merupakan menu yang, bahkan nilai kalorinya bisa melebihi total kalori dari menu utama atau penutup sekalipun.

Salad dressing yang menggunakan bahan tinggi kalori, menu sup yang tinggi lemak, serta menu appetizer yang mayoritas digoreng semua dan diberi saus tinggi gula. Kelihatannya mereka " ringan" , namun tidak untuk kalorinya.

4. Menu sup adalah jenis menu yang paling kurang laris di restoran.

Oleh karena itu, resiko makanan basi paling tinggi ada di menu sup. Terutama yang berbahan dasar krim/susu, atau yang menggunakan bahan yang cepat kadaluarsa.

Proses pendinginan yang tidak stabil juga kerap merusak kualitas menu sup, yang membuatnya menjadi pilihan menu yang paling beresiko terutama untuk jenis cold soup.

5. Secara food cost, menu pembuka memiliki profit margin yang lebih tinggi bagi pihak restoran. Ini karena umumnya mereka banyak memakai bahan lokal atau bahan affordable yang diracik menjadi menu yang menarik.

Dari sisi konsumen, akan lebih rugi karena selain tidak kenyang, anda sebenarnya membayar lebih mahal daripada yang seharusnya.

6. Menu pembuka adalah spot menu yang paling sering dijadikan ajang uji-coba resep, terutama jika ada kiriman sample baru dari supplier.

Sekalipun tetap aman dikonsumsi, anda sebenarnya sedang dijadikan kelinci percobaan untuk kepentingan pihak restoran.

7. Namanya juga menu utama, semua restoran memiliki resep terbaiknya di pilihan menu utamanya.

Jadi jangan kenyangkan diri anda dengan " selingan" yang kadang mengacaukan selera/persepsi makan. Apalagi dari sisi nutrisi pun, makanan pembuka umumnya lebih rendah nilai gizinya.

Hal itu didasari dari pengalamannya sebagai koki selama 17 tahun. Tetapi, Edwin juga menambahkan, kita tetap boleh memesan ketiga menu di atas pada restoran yang memang hanya menjual menu Salad / Soup / Appetizer.

Bagaimana saran dari Chef Edwin Lau diatas? Semoga bisa menjadi masukan bagi kita kala akan memesan menu di restoran, ya.

(ism, Sumber: Instagram.com/chefedwinlau)

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen