Foto: World Of Buzz
Dream - Bisnis makanan tak selalu berjalan mulus. Ada kalanya persaingan terjadi, baik yang sehat maupun yang menjatuhkan dengan cara jahat. Pengalaman seorang Chef Ammar Ali di Malaysia mungkin bisa jadi pelajaran.
Chef yang lahir di Palestina ini memiliki kios di bazaar Ramadan kawasan USJ 4. Sejak hari pertama Ramadan, kios yang menjual nasi mandhi dan makanan khas Timur Tengah ini ramai dikunjungi pembeli.
Antrean sebelumnya selalu mengular, sampai pada satu hari tak ada pembeli sama sekali. Kios yang dijalankan anaknya itu tiba-tiba sepi. Ia pun kebingungan dengan hal tersebut.
Pasalnya, kualitas makanan yang dijualnya selalu dijaga rasanya. Begitu pun keamanan dalam hal penyajiannya. Sampai akhirnya ia bertanya pada seorang ustaz soal kondisi kiosnya tersebut.

Lewat siaran langsung di TikTok @chefammarali, Chef Ammar menjelaskan kalau kiosnya terkena ilmu hitam. Sepertinya ada yang tak suka melihat kios milik sang putra ramai pembeli dan seseorang mengirimkan kutukan.
Tak mau ada yang terluka atau mendapat hal buruk karena pengaruh ilmu hitam, Chef Ammar memutuskan untuk menutup kios tersebut. Hal ini menurutnya demi keamanan bersama baik keluarga maupun pelanggan.
“ Saya tidak ingin keluarga saya terluka,” kata Chef Ammar.
Hingga kini Chef Ammar tetap menjalankan bisnis kulinernya, karena ia memiliki restoran dan cafe. Ia juga setiap hari membuat hidangan gratis untuk buka puasa.
Sumber: World of Buzz
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!
Dream - Pisau bagi seorang Chef profesional adalah " senjata" utama saat berada di dapur. Terutama saat mengolah bahan masakan spesialisasinya. Begitu pun bagi Chef Devina Hermawan.
Chef yang pernah ikut kompetisi MasterChef Indonesia ini baru saja membeli pisau dapur baru. Tentu saja bukan pisau biasa, tapi pisau artisan buatan Jepang dan merupakan edisi terbatas.
Lewat akun Instagramnya @devinahermawan, ia memperlihatkan tiga pisau berdesain cantik yang baru saja dibukanya dari kemasan. Tak disangka, pisau ini harganya sangat mahal, mencapai Rp42 juta.

" iPhone 20 jt ❌ Pisau 42 jt ✅ Unboxing new beauties!," tulis Devina dalam unggahannya.
Pisau tersebut merupakan koleksi eksklusif dan edisi terbatas. Penasaran apa saja? Terdiri dari pisau Wusthof Amici 1814 8” limited edition, lalu Shun Engetsu 8” limited edition dan Zwilling J.A. Henckels Intercontinental 290th Anniversary 8” limited edition.
Tampak dua pisau dengan ukiran cantik di permukaannya dan gagang yang mewah. Sementara satu pisau tampak polos, tapi ternyata sangat mahal.
Komentar kocak pun bermunculan pada unggahan Chef Devina. Banyak warganet yang minder saat tahu harga pisau Chef profesional.
" Apa kabar pisau saya Chef,beli 1 set 100 rebu aja udah seneng," tulis salah satu akun.
" Mungkin bahan nya terbuat dari dosa dosa tetangga yg suka gibah makanya tajemnya ga main2," ungkap warganet.
" Pisau dapurku langsung insyekur," komentar lainnya.