Restoran Unik Conflict Kitchen

Reporter : Yusmaisya
Senin, 29 September 2014 14:15
Restoran Unik Conflict Kitchen
Conflict Kitchen, sebuah kedai makanan dengan konsep unik yang berada di Pittsburgh hanya menyediakan makanan yang berasal dari etnis di negara-negara yang bertikai dengan pemerintah Amerika Serikat.

Dream - Nama kedai makanan yang satu ini terbilang unik. Conflict Kitchen, sebuah kedai makanan dengan konsep unik yang berada di Pittsburgh hanya menyediakan makanan yang berasal dari etnis di negara-negara yang bertikai dengan pemerintah Amerika Serikat. Sejak pembukaannya pada tahun 2010, restoran ini sudah menyajikan masakan Iran, Afghanistan, Venezuela, dan Kuba.

Menurut Wikipedia, restoran ini menyajikan menu makanan dari satu negara saja pada suatu waktu. Menu makanan akan berubah setiap enam bulan sekali. Perubahan menu dirayakan dengan membuat festival kecil-kecilan yang dilengkapi dengan pertunjukan musik dari negara yang bersangkutan. Tujuannya utamanya adalah untuk mengampanyekan perdamaian antara etnis minoritas di Amerika Serikat dengan penduduk asli negara Paman Sam tersebut.

Saat restoran berganti menu dan tema, biasanya akan di bantu oleh anggota komunitas etnis asing dari negara yang bersangkutan, entah itu dari warga keturunan Amerika Latin atau timur tengah untuk mendekorasi ulang.

Saat menyajikan menu masakan Iran, restoran mengangkat tema budaya Iran dan mengganti nama menjadi Kubideh Kitchen. Saat berganti tema menjadi Afghanistan, restoran berganti nama Bolani Pazi dan menyajikan Bolani. Ketika masakan Venezuela yang disajikan, restoran berubah wajah menjadi La Cocina Arepas dengan menu andalan arepas. Restoran ini rupanya disambut dengan cukup baik oleh warga.

Restoran ini bahkan sempat tampil pada sampul edisi September 2012 American Journal of Public Health yang berfokus pada masalah kelaparan dan kesehatan. Pada April 2013, Conflict Kitchen berpindah lokasi yang lebih besar di Schenley Plaza. Menu pertama yang disajikan adalah masakan Iran, untuk menghormati pemilihan presiden Iran pada Juni 2013.

(sumber:Merdeka.com)

Beri Komentar