Lihat Bon `Makan Mahal`, Pemilik Resto di Anyer Merinding

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 10 September 2014 12:23
Lihat Bon `Makan Mahal`, Pemilik Resto di Anyer Merinding
Ia tidak percaya kalau bon makan itu dari rumah makan yang berada di area wisata Pantai Anyer.

Dream - Beredarnya bon makanan mahal Anyer di sosial media, Facebook, membuat cemas para pemilik rumah makan di sekitaran jalan raya Anyer, Banten. Mereka takut hal itu dapat mengancam usahanya.

Imas, salah seorang pemilik rumah makan 'Teh Imas' yang berada di tepi Jalan Raya Anyer merinding melihat mahalnya harga yang tertera pada bon yang tersebar di Facebook.

" Merinding saya lihatnya, mahal banget ikan bakar sampai 400 ribu," kata Imas.

Imas tidak percaya kalau bon makan itu dari rumah makan yang berada di area wisata Pantai Anyer. Karena di dalam bon tidak tercantum nama rumah makan. " Kalau di sini walau rumah makan lesehan kecil, pasti ada nama rumah makannya di bon," kata Imas.

Dia kini merasa resah akibat tersebarnya bon tersebut. " Yah pengunjung bisa nggak datang lagi karena takut. Bisa bangkrut dan tutup usaha kita semua di sini," ujarnya.

Sidak

Wakil Bupati Kabupaten Serang, Ratu Tatu Chasanah telah melakukan sidak ke sejumlah rumah makan lesehan yang berada di area wisata Anyer, Kabupaten Serang, Banten. Ratu ingin membuktikan langsung soal bon makanan mahal di Anyer yang membuat heboh sosial media.

Dalam sidaknya kemarin, Ratu Tatu melihat langsung daftar harga dan menu yang ada di rumah makan. Ratu Tatu datang ke sejumlah rumah makan lesehan Muaro dan rumah makan Teh Imas yang berada di tepi jalan Raya Anyer.

Ia langsung mengecek daftar harga dan menu yang ada di setiap meja. Dia pun mengambil sebuah bon hasil pembayaran dari seorang pengunjung yang baru saja melakukan transaksi pembayaran.

Saat pengecekan tidak ditemukan kejanggalan dalam harga yang ada di daftar dan bon hasil pembayaran pengunjung pun masih dengan tarif normal.

" Saya sudah melihat bon yang tersebar, makanya saya langsung turun. Mau membuktikan harga di lapangan aslinya seperti apa. Hasilnya harga makanan di sini masih normal dan pengunjung juga tadi kita tanya langsung juga mengatakan harga yang ada juga cukup murah dan normal," kata Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dikutip Dream.co.id dari laman Merdeka.com, Rabu 9 September 2014.

Tatu merasa resah dengan bon yang tersebar di sosial media. Karena dapat berdampak fatal bagi wisata di Anyer. " Kasian atuh masyarakat yang usaha, bisa turun pengunjungnya," kata dia

Meski begitu, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap rumah makan yang berada di Pantai Anyer dan wilayah lainnya. (Ism)

Beri Komentar