Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Frisian Flag Cafe, FX Sudirman Jakarta
Dream - Susu sebagai bahan makanan yang bervitamin tinggi banyak digemari masyarakat Indonesia. Bahkan pemerintah sejak lama mencanangkan program empat sehat lima sempurna.
Berbagai merek susu pun mencoba menghadirkan produk terbaik mereka untuk menarik konsumen. Begitu pula dengan susu kental manis yang diolah perusahaan asal Belanda yang terus berinovasi meningkatkan layanan produknya.
"Kami mengeluarkan kemasan yang praktis yaitu kaleng yang mudah dibuka. Jadi langsung klik, tarik dan tuang," ungkap Direktur Frisian Flag Indonesia, Maurist Klavert.
Selain itu, mereka juga mempersembahkan Frisian Flag Cafe yang dibuka selama seminggu di FX Sudirman, Jakarta. "Selama acara berlangsung kami menyajikan snack dan minuman gratis kepada pengunjung cafe," tambahnya pada Rabu, 7 Oktober 2015.
Gerai kuliner yang berkonsep pop-up cafe ini menyediakan seluruh makanan dan minuman yang berbahan dasar susu. Dihadirkan pula chef-chef berkelas yang membuat demo masakan.
"Para pengunjung yang hadir bisa melihat dan menjadikan referensi dalam menyajikan masakan di rumah," tutup Maurist saat dijumpai di kawasan Senayan.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya