Salmon Dingin Dapat Jadi Sumber Penularan Virus Corona

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 11 September 2020 07:46
Salmon Dingin Dapat Jadi Sumber Penularan Virus Corona
Virus corona pada salmon dingin dapat bertahan lebih dari satu minggu.

Dream – Tim peneliti China menemukan virus corona dapat bertahan pada salmon segar yang didinginkan. Virus tersebut bahkan dapat bertahan hingga lebih dari satu minggu. Hal ini diduga menjadi sumber penularan secara internasional.

Dalam sebuah eksperimen, virus corona tetap bertahan selama 8 hari pada suhu 4 derajat Celcius. Dari penemuan tersebut diketahui pula virus corona tetap menular pada salmon selama dua hari pada suhu 25 derajat.

1 dari 3 halaman

Sumber penularan internasional

Ilustrasi© Pexels.com

Biasanya salmon disimpan pada suhu 4 derajat. Baik itu di pasar tradisonal, restoran, hingga saat pengangkutan.

“ Dalam kondisi seperti itu, ikan salmon yang terkontaminasi dari satu negara dapat dengan mudah diangkut ke negara lain dalam waktu satu minggu, sehingga menjadi salah satu sumber penularan internasional,” kata ilmuwan China yang dipimpin oleh Dr Dai Manman di non-peer.

“ Hal ini menyerukan agar dilakukan pemeriksaan lebih ketat sebagai protokol baru yang penting dalam impor dan ekspor ikan salmon sebelum diperjual belikan,” lanjutnya kembali.

2 dari 3 halaman

Virus corona ditemukan di pasar basah

Ilustrasi© Pixabay.com

Wabah virus corona di China dikaitkan dengan pasar basah yang menjual makanan laut. Strain pertama SARS-CoV-2 terdeteksi di Pasar Makanan Laut Huanan di Wuhan pada akhir tahun lalu.

China untuk sementara menghentikan impor salmon pada pertengahan Juni. Setelah adanya laporan virus corona yang ditemukan pada telenan salmon di pasar Xinfadi, Beijing.

“ Kasus-kasus di Wuhan dan Beijing menciptakan kekhawatiran bahwa SARS-CoV-2 yang menempel pada ikan atau daging dapat menjadi sumber potensial penularan Covid-19," tulis Dai, profesor di Universitas Pertanian China Selatan.

3 dari 3 halaman

Di uji oleh para peneliti

Ilustrasi© Pexels.com

Para peneliti membeli ikan salmon dari sebuah toko di Guangzhou. Memotong dagingnya menjadi kubus kecil. Dan mengolahnya dengan larutan yang mengandung partikel virus. Sebelum menyimpannya pada suhu yang berbeda.

Setiap hari sampel diambil untuk dilakukan tes. Melihat apakah virus dapat menginfeksi sel normal. Para peneliti percaya bahwa semakin rendah suhu, semakin lama virus dapat bertahan hidup.

Ilmuwan lain juga telah menguji berapa lama virus corona dapat bertahan dalam jaringan hewan yang berbeda. Baru-baru ini dalam sebuah penelitian di AS, ditemukan virus corona dapat bertahan pada kulit babi pada suhu 4 derajat selama dua minggu.

Konsumsi salmon dan makanan laut impor lainnya di China turun drastis. Bisnis restoran sushi di Jepang juga mengalami penurunan hingga 99 persen.

 

(Sumber: scmp.com)

Beri Komentar