Foto: Instagram @fi3_an1
Dream - Situasi ekonomi sedang menurun drastis karena pandemi. Banyak yang terkena PHK, serta pemasukan menurun yang berdampak langsung pada keuangan rumah tangga. Akan lebih bijak kalau kita melakukan penghematan dengan maksimal.
Salah satunya dengan menghemat pengeluaran untuk kebutuhan dapur. Fitriani, seorang ibu rumah tangga, melalui akun Instagram @fi3_an1 membagikan trik bagaimana ia berbelanja untuk kebutuhan dapur dengan anggaran Rp250 ribu.
Keluarga kecilnya terdiri dari lima orang. Ia dan sang suami, serta tiga anaknya. Bagaimana Fitri menyiasati agar belanja dapur hemat dan nutrisi keluarga tetap terpenuhi?
?
" Budget 250k langsung bagi 3, 50k untuk telur satu papan, 150k untuk lauk pauk dan ?50k untuk sayur mayur?. Lalu dalam pasar juga ga banyak muter" langsung ke tujuan saja. Karena untuk harga ga akan jauh beda. Apalagi klo sudah terbiasa kepasar jadi hapal sendiri kadang harga dan tujuannya. Cara mengatasinya ya beli sekucupnya budget. Kan kita yang kendalikan uang," tulisnya.
Untuk menu, Fitri tetap berusaha memenuhi gizi anak-anaknya secara optimal. Ia lebih memilih ikan seperti nila dan tongkol, serta tempe dan tahu. Kaya protein dan harganya lebih terjangkau.
?" Kok ga beli udang ga beli daging, kepiting, kerang, cumi?? Beli.. Cuma sesekali saja. Prioritas hanya dptin protein. Dan protein pada ikan nila, tongkol juga tinggi, tempe tahu juga kaya protein. ? Tambah lagi kacang hijau juga sumber protein," tulisnya.
Rupanya ia selalu menganggarkan dan belanja dapur tak boleh lebih dari anggaran. Awalnya menurut Fitri memang sulit, tapi lama-lama akan terbiasa.

?" Namanya juga belanja sesuai budget, maka pandai" beli bahan makanan. ? Alhamdulillah saya dah terbiasa begini sejak ekonomi down dulu tu. ?Saya dipaksa untuk bisa cukup beli bahan makanan dengan budget yg minim," ungkapnya.
View this post on Instagram
Dream - Daun rempah dan bumbu jadi andalan kita untuk membuat cita rasa masakan jadi lebih nikmat. Daun basil, thyme, kemangi, rosemarry kerap dijual dalam pot di pusat perbelanjaan.
Jangan ragu untuk membelinya dan menaruhnya di dapur. Tanaman daun rempah yang dijual di toko sangat mudah dirawat. Tertarik untuk merawat tanaman rempah di dapur sebagai bumbu masakan? Simak trik berikut.

1. Pisahkan jika sudah lebat
Daun rempah dalam pot yang baru dibeli kerap terlihat penuh, lebat, dan sehat. Nah, kondisi ini terlalu padat, akan lebih baik membagi dan memindahkannya ke pot yang lebih kecil. Taruh beberapa di luar ruangan.
Cara ini akan membuat daun tumbuh lebih banyak. Gunakan satu pot kecil (sekitar empat inci) untuk setiap tanaman, atau pot yang lebih besar jika memiliki ruang untuk menaruhnya.
2. Sirami setiap dua hingga tiga hari
Tanaman dalam pot kecil akan mengering sangat cepat. Uji tanah setiap beberapa hari dengan memasukkan jari ke dalam tanah dan periksa kelembapannya. Buat tanah lebih lembap secara konsisten. Jangan biarkan mengering di sela-sela penyiraman, karena ini akan membuat tanaman stres. Lakukan penyiraman tiap dua hari sekali.

3. Panen secara teratur
Agar tanaman rempah hidup lebih lama, harus dipanen secara teratur. Banyak yang cenderung membiarkannya. Padahal semakin banyak dipanen, semakin banyak tanaman yang akan dihasilkan, jadi pastikan untuk memotong beberapa cabang dan batang secara teratur.