10 UKM Indonesia Ini Disiapkan Jadi Pemain Dunia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 29 Oktober 2020 12:05
10 UKM Indonesia Ini Disiapkan Jadi Pemain Dunia
BRI mempersiapkan UKM-UKM ini agar bisa berdaya saing hingga mancanegara.

Dream – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) menyeleksi 10 dari 25 finalis terpilih melalui program BRIncubator Go Global 2020. Para finalis ini akan disiapkan untuk masuk ke pasar global.

Dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 28 Oktober 2020, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, mengatakan program BRIncubator Go Global 2020 ini merupakan kolaborasi BRI dengan Kementerian Riset dan Teknologi RI, Kementerian Koperasi dan UMKM RI, dan UCoach untuk mengembangkan UMKM agar siap bertransformasi di era revolusi industri 4.0.

Proses seleksi dan penjurian berlangsung sejak September lalu dengan melibatkan total 289 pelaku UMKM binaan BRI. Setelah dilakukan seleksi ketat, pada puncak rangkaian program BRIncubator Go Global 2020 telah terpilih 10 UMKM dari 25 UMKM finalis.

Catur menjelaskan perlu adanya program intensif sebagai akselerasi bisnis UMKM yang dapat mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda binaan BRI yang memiliki daya saing lokal hingga mancanegara.

“ Oleh karenanya BRI juga akan terus konsisten untuk mengembangkan UMKM di Indonesia dengan melakukan berbagai program pemberdayaan dan pendampingan kepada UMKM dalam perannya sebagai Agent of Development,” kata dia di Jakarta.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menjelaskan penentuan UMKM unggulan finalis BRIncubator Go Global dilakukan secara profesional oleh 17 juri dan mentor. Supari menilai para finalis siap bertransformasi dalam menjalankan bisnisnya.

“ Mereka kini sudah siap masuk ke pasar global dan bekerja sama langsung dengan industri-industri besar,” kata dia.

1 dari 3 halaman

Apa Itu BRIncubator Go Global?

BRIncubator Go Global adalah program pelatihan dan bimbingan terhadap UMKM agar siap masuk dalam rantai pasok pasar nasional dan internasional. Program ini berisi kegiatan inkubasi, pendampingan (coaching, mentoring), dan kanalisasi distribusi produk UMKM.

Dalam program ini, BRI telah membina UMKM terpilih yang bergerak di sektor kuliner, fashion, dan kerajinan. Pemilihan puluhan UMKM ini dilakukan atas indikator sikap, kematangan pelaku usaha untuk dibina dan dikembangkan, serta seberapa besar UMKM terkait siap melakukan digitalisasi dan adopsi teknologi dalam usahanya.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif BRI agar para UMKM bisa naik kelas, faham soal digitalisasi dan dapat langsung masuk ke pasar global.

Hal ini sejalan dengan semangat BRI untuk melayani masyarakat sebanyak mungkin melalui go smaller, go faster, go cheaper dan nasabah UMKM-nya dapat go global. Pelatihan terhadap puluhan UMKM ini berjalan selama 2 bulan di bawah bimbingan dan pendampingan dari 17 mentor ternama.

BRI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Panen Lestari Indonesia selaku pemilik gerai SOGO Department Store, Alun-Alun Indonesia, Seibu, Galeries Lafayette dan PT. Ucoach Djivasrana Grahasada. Ini merupakan salah satu cara untuk mendorong UMKM naik kelas dan membantu pemasaran produk UMKM.

“ Selain melalui SOGO Group nantinya produk-produk UMKM BRI yang sudah melalui tahapan inkubasi juga akan diberikan bantuan akses pemasaran ke berbagai perusahaan besar antara lain Sosro, Mayora, Kapal Api bahkan sampai keluar negeri,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Pelatihan dan Pendampingan UMKM Perlu Diberikan

Menurut Supari, pelatihan dan pendampingan UMKM agar bisa bertransformasi dalam menjalankan usaha merupakan hal penting yang harus terus dilakukan. Adaptasi ini wajib dilakukan karena perkembangan teknologi dan dunia digital semakin cepat terjadi.

Apalagi, pandemi Covid-19 membuat seluruh kegiatan saat ini akhirnya dilakukan melalui perantara teknologi digital.Karena itu, pelaku UMKM harus memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi, memperluas pasar, hingga berinovasi dalam membuat suatu produk.

“ Pelaku UMKM harus lebih berpikiran terbuka, inovatif, agile dan memperluas kolaborasi. BRI akan terus membantu pelaku usaha mikro dan kecil agar bisa melakukan hal-hal tersebut,” ujarnya.

Selama mengikuti program BRIncubator Go Global, peserta UMKM binaan BRI mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha secara online dan offline selama hampir 2 bulan serta konsultasi secara langsung di lokasi usaha UMKM oleh mentor Ucoach.

3 dari 3 halaman

Daftar 10 Finalis

Berikut ini adalah 10 finalis BRIncubator Go Global 2020.

1. Swarga flower tea and co. milik Niti Rochimah (kuliner), 
2. UD Safir milik Sayuk Wibawati (kuliner), 
3. Balibel milik Ida Ayu Puspa (kuliner), 
4. CV Tri Utama Jaya milik Erwin Irawan (kuliner), 
5. Rafins Snack milik Muhammad Ravie Cahya (kuliner), 
6. Garvis Leather milik Asep Mauludin (kerajinan), 
7. Bali Ayu milik Komang Yatik (kerajinan), 
8. CV Sahabat Alam Handycraft milik Ieko Damayanti (kerajinan) dan 
9. CV Dona Doni milik Misriwati Agustina (kerajinan), serta 
10. Zemsilver milik Abdul Ershad Salam (kerajinan).

“ BRI akan terus melanjutkan pembinaan dan penyaluran dukungan bagi UMKM di Indonesia, agar lebih berdaya saing dan bisa naik kelas. Pembentukan kemitraan juga terus kami dorong, agar ke depannya lebih banyak lagi produk-produk UMKM yang bisa terserap dan digunakan pelaku industri besar skala nasional maupun internasional,” kata Supari.

Beri Komentar