Aturan Baru Taksi Online Terbit 20 November 2018, Apa yang Berubah?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 8 November 2018 12:41
Aturan Baru Taksi Online Terbit 20 November 2018, Apa yang Berubah?
Regulasi ini akan mengandung aspek-aspek perlindungan penumpang.

Dream – Peraturan Menteri No. 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sempat digugat. Nah, aturan terbaru taksi online akan segera diterbitkan.

Dikutip dari Merdeka.com, Kamis 8 November 2018, aturan baru itu memuat revisi dari aturan sebelumnya yang digugat karena nilainya memberatkan para pengemudi taksi online.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengungkapkan, beleid ini baru tersebut akan terbit bulan ini paling lambat tanggal 20 November 2018.

" Pak Menteri (Budi Karya Sumadi) minta dengan cepat menyelesaikan dan harapan beliau sekitar pertengahan November ini atau mungkin paling lambat tanggal 20 kita sudah bisa sosialisasi terhadap regulasi ini," kata dia di Jakarta.

Budi mengatakan regulasi tersebut belum diputuskan akan diberi nomor berapa. Di dalam PM baru tersebut sudah dilengkapi dengan SPM (Standard Pelayanan Minimal) taksi online.

" Nanti di dalamnya sudah juga memuat menyangkut masalah bagaimana kondisi kendaraan, bagaimana pengemudinya dan juga terhadap aspek-aspek yang akan di dalamnya memuat terkait perlindungan menyangkut masalah keselamatan, keamanan, kenyamanan dari para penumpang,” kata dia.

Budi mengatakan regulasi baru tersebut sudah dilakukan uji publik di beberapa kota besar yaitu Makassar, Surabaya, dan Medan.

" Dalam uji publik ini saya juga melibatkan perwakilan aliansi yang bergabung juga yang kita ajak kesana dan kita harapkan mereka bisa mengajak teman-temannya untuk menyampaikan bahwa inilah yang terbaik untuk kita semua," kata dia.

1 dari 1 halaman

Siap-siap! Bulan Depan Ada Aturan Baru Taksi Online

Dream – Pemerintah akan merevisi aturan tentang taksi online. Hal ini dilakukan karena ada gugatan dari Mahkamah Agung (MA) untuk mencabut Peraturan Menteri Perhubungan No. 108 Tahun 2017 tentang Operasional Angkutan Sewa Khusus atau Transportasi Online.

“ Saya sebenarnya sudah menyusun Peraturan Menteri Perhubungan yang baru, tapi masih draf sifatnya. Hari ini sudah saya rapatkan dengan internal kami,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setyadi, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 13 September 2018.

Budi mengatakan MA memutuskan beleid itu dicabut karena ada beberapa pasal yang tidak sesuai dan akan dirombak oleh Kemenhub. Pasal-pasal yang tak dipermasalahkan MA akan tetap berlaku di aturan baru mendatang.

Dia menargetkan regulasi baru ini nantinya akan segera diselesaikan paling lambat bulan depan. Sebab, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meminta peraturan ini diselesaikan secepatnya.

“ Kalau bisa, mungkin sampai dengan awal bulan depan atau bulan depan sudah selesai. Saya usahakan,” kata Budi.

Kemenhub, lanjut Budi, juga akan melibatkan asosiasi, seperti Organisasi Angkutan Darat. Pemerintah juga ingin meminta masukan dari organisasi ini.

“ Harapan saya, begitu nanti dilibatkan mereka semuanya, minimal ada representasi dari perwakilan mereka yang ikut. Harapannya, begitu nanti selesai, tidak ada gugatan lagi,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan