Bawa Tas Belanja Sendiri, Mulai Besok Belanja di Pasar Dilarang Gunakan Plastik

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 30 Juni 2020 14:36
Bawa Tas Belanja Sendiri, Mulai Besok Belanja di Pasar Dilarang Gunakan Plastik
pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) 142 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.

Dream - Perumda Pasar Jaya mulai melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di seluruh area pasar yang mereka kelola mulai 1 Juli 2020. Aturan itu didasarkan pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

" Sesuai tahapan, maka per 1 Juli 2020 para pimpinan wilayah baik manager dan kepala pasar akan mengawasi aktivitas pelarangan kantong plastik sekali pakai di area pasarnya, karena memang sudah jauh hari kita lakukan sosialisasi," kata Direktur Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, dikutip dari Liputan6.com.

Menurut dia, pasar tradisional menghasilkan 600 ton sampah setiap harinya. Dengan pelarangan kantong plastik sekali pakai, tambah Arief, dapat mengurangi jumlah sampah yang ada.

Sosialisasi kebijakan ini sudah dilakukan sejak Desember 2018 di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur kepada pedagang dan pengunjung pasar. " Diharapkan para pengunjung dan pedagang pasar sudah siap dalam pelaksanaan larangan plastik di awal Juli," jelasnya.

1 dari 3 halaman

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, mengatakan telah melakukan sosialisasi terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) 142 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.

Dia menyebut sosialisasi larangan kantong plastik itu dilakukan di sejumlah pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional yang ada di Ibu Kota.

" Kami lakukan sounding, edukasi dantemu stakeholder terutama temu kepada tiga lingkup yang diatur yaitu pusat perbelanjaan, swalayan, dan pasar rakyat," kata Andono di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat 21 Juni 2020.

2 dari 3 halaman

Selain itu, dia menyebut pihaknya sudah bertemu dengan 55 dari 83 pusat perbelanjaan untuk sosialisasi Pergub Kantong Plastik. Sebab Pergub itu akan mulai berlaku Juli 2020.

" Sudah lakukan FGD (focus group discussion) dengan Pasar Jaya yang membawahi 153 pasar rakyat," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Pemberian Insentif

Sebelumnya, pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat akan diberikan insentif fiskal daerah untuk melaksanakan Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.

Insentif fiskal tersebut berdasarkan Pasal 20 yakni dalam bentuk pengurangan atau keringanan pajak daerah terhadap kegiatan usaha yang dilakukan setiap pengelola.

" Untuk memperoleh insentif fiskal daerah sebagaimana yang dimaksud harus mengajukan surat permohonan ke gubernur," berdasarkan Pergub yang dikutip Liputan6.com, Selasa 7 Juni 2020.

Kendati begitu, dalam Pergub DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak menjelaskan lebih detail mengenai tata cara pemberian insentif fiskal daerah.

Beri Komentar