Berebut Rancang Desain Kota Masa Depan Dunia 2020

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 10 Juni 2014 10:20
Berebut Rancang Desain Kota Masa Depan Dunia 2020
Pemerintah UEA kembali merancang proyek prestisius Burj 2020 District yang disiapkan sebagai kota masa depan di Timur Tengah. Empat perancang berebut untuk membuat desain terbaiknya. Siapa saja

Dream - Daerah bisnis terbaru Dubai, Burj 2020 District, akan segera terwujud. Proyek ini akan segera terlaksana setelah empat perusahaan desain dunia berlomba memenangkan kompetisi desain masterplan Burj 2020 District yang disodorkan Dubai Multi Commodities Centre (DMCC). Jika terlaksana, kompleks bisnis tersebut itu dilengkapi dengan menara komersial tertinggi di dunia.

Masterplan itu bertujuan meningkatkan esensi distrik dengan menciptakan lingkungan bisnis yang efisien dan daerah perkotaan yang dinamis. Hal itu termasuk pembangunan transportasi dan arus lalu lintas untuk menciptakan perjalanan yang cepat ke dan dari distrik.

Ahmed Bin Sulayem, Executive Chairman DMCC, mengatakan kompetisi desain masterplan merupakan hal yang biasa dalam sebuah pembangunan kompleks bisnis. DMCC telah memilih empat perusahaan kreatif top dunia yang ahli dalam merancang sebuah Masterplan 2020 District Burj.

" Kita akan menciptakan lingkungan yang optimal untuk perdagangan dan perusahaan dengan membangun sebuah distrik komersial yang menyatukan ritel, perumahan, bisnis dan layanan gaya hidup lainnya," ujarnya.

Ditambahkan Sulayem, pembangunan ini juga akan meningkatkan pariwisata, menarik lebih banyak investor internasional ke wilayah tersebut, serta menjadi pusat utama untuk perusahaan multi-nasional agar bisa tumbuh, berinovasi dan berdagang, yang lagi-lagi berdampak positif bagi produk domestik bruto Dubai.

Kompetisi desain masterplan Burj 2020 District merupakan tindak lanjut pengumuman DMCC di Juli 2013 lalu untuk membangun menara komersial tertinggi di dunia. Sebuah ikon baru bagi Dubai yang rencananya dimulai tahun 2015.

Dilansir Emirates 24|7, di bulan Maret lalu Sulayem menginginkan lantai paling atas menara di Burj 2020 District memiliki dek observasi yang bisa menawarkan pandangan 360 derajat.

" Saya berencana menjadikan lantai paling atas menara sebagai dek observasi. Saya tahu banyak deck observasi di berbagai belahan dunia tidak menawarkan pandangan 360 derajat, tapi yang satu ini akan menjadi deck pertama yang bisa," kata Sulayem.

Sulayem juga telah mengesampingkan penggunaan spire (antena tambahan) di puncak menaranya agar diklaim sebagai menara komersial tertinggi di dunia.

" Menara ini hanyalah sekedar struktur bangunan yang mega tinggi dengan lantai datar di atasnya," katanya.

Meskipun Dubai sudah jenuh dengan ketersediaan ruang kantor, Sulayem masih yakin ruang kantor komersial masih dibutuhkan di negara petro-dolla itu.

" Ketersediaan akan ruang kantor yang efisien untuk perusahaan multi-nasional masih diperlukan. Kami berkomitmen untuk mengisi kesenjangan tersebut dan Burj 2020 District akan menjadi yang pertama untuk melakukannya," pungkas Sulayem. (Ism)

Beri Komentar