Saudi Mau Pacu Ekonomi, Bin Ladin Group Terima Uang Rp8 T

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Februari 2017 19:30
Saudi Mau Pacu Ekonomi, Bin Ladin Group Terima Uang Rp8 T
Uang yang diterimanya adalah pembayaran untuk proyek infrastruktur.

Dream – Setelah sekian lama keuangan seret, Saudi Binladin Group sedikit bisa “ bernapas”. Korporasi raksasa asal Saudi ini baru mendapatkan pembayaran dari kerajaan Arab Saudi sebesar 2,4 miliar riyal (Rp8,54 triliun) untuk proyek pemerintah.

Dilansir dari Arabian Business, Senin 20 Februari 2017, selain membayar utang, pembayaran ini juga berfungsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Arab Saudi.

Uang yang diterima Bin Ladin Group ini merupakan pembayaran proyek pemerintah tahun ini, yaitu Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah. Hal ini diungkapkan oleh seorang bankir yang tidak disebutkan namanya itu.

Sumber kedua mengatakan rencananya pemerintah akan membayar utang kepada kontraktor terbesar di Saudi sebesar 3,1 miliar riyal (Rp11,04 triliun) mulai tahun ini. “ Pembayaran utang pemerintah kepada kontraktor mulai dibayarkan,” kata dia.

Sumber lainnya mengatakan pemerintah Arab Saudi masih belum bisa melunasi utang kepada sektor konstruksi Saudi.

Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Keuangan Arab Saudi dan juru bicara Bin Ladin Group tidak memberikan tanggapan.

Sekadar informasi, pemerintah Arab Saudi mengencangkan ikat pinggang akibat anjloknya harga minyak. Mereka menunda pembayaran proyek pemerintah kepada kontraktor. Sektor pembangunan di negara ini pun paling terdampak. Situasi ini mulai membaik setelah pemerintah Arab Saudi merilis obligasi global sebesar US$17,5 miliar (Rp223,75 triliun) pada akhir tahun 2016.(Sah)

Beri Komentar