BMH Bantu Modal Wirausaha Pelajar dan Mahasiswa

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 12 April 2016 19:03
BMH Bantu Modal Wirausaha Pelajar dan Mahasiswa
Potensi perekonomian Indonesia yang kokoh di masa depan banyak disadari bertumpu pada kaum muda. Tren wirausahawan muda Indonesia tumbuh begitu pesat.

Dream - Potensi perekonomian Indonesia yang kokoh di masa depan banyak disadari bertumpu pada kaum muda. Tren wirausahawan muda Indonesia tumbuh begitu pesat.

Tren itu tumbuh semakin pesat dewasa ini yang masuk era digital. Bibit-bibit pengusaha muda muncul dengan pelbagai bisnis yang bervariatif.

Pesatnya tren itu disadari betul oleh Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Guna mendorong pertumbuhan pengusaha muda yang semakin banyak lagi, BMH mengembangkan Program Mandiri Terdepan (Mapan).

Mapan merupakan program pembiayaan yang ditujukan untuk membantu masyarakat bawah di pelbagai daerah. Program itu lantas dikembangkan dengan menyasar kaum muda terdiri dari para pelajar dan mahasiswa.

" Yang selama ini berjalan memang langsung kepada pelaku usaha dengan bantuan modal usaha dan pembinaan. Tetapi, kami melihat ada kelompok besar yang mesti juga di-support untuk siap terjun ke dunia usaha, yakni pelajar dan mahasiswa," ujar Direktur Program Pendayagunaan BMH Ade Syariful Alam melalui keterangan tertulis diterima Dream, Selasa, 12 April 2016.

Program ini diawali dengan seminar wirausaha pada Minggu, 10 April 2016 dengan menghadirkan narasumber para pelaku usaha yang sudah berpengalaman belasan tahun, yaitu Konsultan HKI Muhammad Faisal Thamrin dan Sekjen Asosiasi Pengusaha Hidayatullah Syarif Al Ghifari.

" Ini event perdana yang kami gelar. Jika nanti hasil evaluasi positif, tidak menutup kemungkinan event berikutnya akan kembali digelar di pelbagai tempat," kata Ade.

Seminar yang digelar di Gedung Pusdiklat Pesantren Hidayatullah Depok ini mendorong kaum muda untuk menyiapkan mental dan mengubah cara berpikir dalam menjalankan usaha. Para peserta pun sangat antusias dan menyatakan ingin segera memulai usaha.

" Ya, saya sangat tertarik untuk usaha. Apalagi ternyata untuk usaha sekarang tinggal kemauan saja. Fasilitas teknologi informasi dan komunikasi sudah cukup memadai untuk saya berlatih usaha. Siapa tahu, pas lulus kuliah bisa jadi pengusaha," kata salah satu peserta seminar yang berstatus mahasiswa di Depok, Ahmad Syarifin. (Ism) 

Beri Komentar