BPK Temukan Kebocoran Rp1,18 T, PNS Hingga Orang Meninggal Terima Bantuan UMKM

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 23 Juni 2021 18:12
BPK Temukan Kebocoran Rp1,18 T, PNS Hingga Orang Meninggal Terima Bantuan UMKM
Ada yang sampai terima double. Kok bisa, sih?

Dream – Badan Pengawas Keuangan (BPK) menemukan anggaran yang bocor di penyaluran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM). Kebocoran yang ditemukan mencapai Rp1,18 triliun.

Sekadar informasi, BPUM merupakan bagian dari program Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN).

Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 23 Juni 2021, Laporan Hasil Pemeriksaan Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2020, BPUM yang bocor ini telah disalurkan kepada 414.590 penerima yang tidak sesuai dengan kriteria.

Para penerimanya terdiri atas 42.487 ASN, TNI, Polri, Karyawan BUMN dan BUMD. Total nilainya mencapai Rp101,9 miliar. Kemudian, ada 1.392 orang yang menerima lebih dari sekali dengan total nilai Rp3,34 miliar.

Penerima yang bukan usaha mikro sebanyak 19.358 orang dengan total Rp45,4 miliar. Penerima yang sedang menerima kredit lain sebanyak 11.830 orang dengan total nilai Rp28,3 miliar.

1 dari 1 halaman

Bahkan, Disalurkan kepada Penerima yang Sudah Meninggal?

Kemudian penyaluran ke Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak ada sebanyak 280.815 penerima dengan total nilai Rp673,9 miliar dan NIK anomali sebanyak 20.422 dengan nilai Rp49 miliar.

Bahkan, BPUM ini juga disalurkan kepada penerima yang sudah meninggal dengan data sebanyak 38.278 penerima senilai Rp 91,8 miliar.

Lalu bantuan juga disalurkan ke penerima yang sudah pindah ke luar negeri sebanyak 8 penerima dengan nilai Rp19,2 juta.

Selain itu, BPUM diberikan juga kepada 22 penerima yang tidak sesuai lampiran SK penerima BPUM dengan nilai total Rp52,8 juta. Terakhir, terdapat duplikasi penyaluran dana BLT UMKM kepada 1 penerima yaitu senilai Rp2,4 juta.


(Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma)

Beri Komentar