Bursa Syariah Melemah Tunggu Data Pertumbuhan Ekonomi

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 5 November 2015 09:18
Bursa Syariah Melemah Tunggu Data Pertumbuhan Ekonomi
IHSG dibuka melemah 11,922 poin (0,26%) ke level 4.600,643 di sesi prapembukaan.

Dream - Pelaku pasar menahan diri masuk pasar seiring akan munculnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2015. Akibatnya, seluruh indeks sektoral memulai sesi perdagangan dari zona merah.

Terkoreksinya sejumlah indeks sektoral memaksa dua indeks acuan saham syariah ikut melemah.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 5 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,506 poin (0,35%) ke level 145,221.

ISSI tak mampu bergerak banyak di sesi pembukaan ketika kembali melemah 0,520 poin (0,36%) ke level 145,207.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga mengalami koreksi di awal sesi ini. Indeks JII turun 2,988 poin (0,49%) ke level 607,478 di sesi prapembukaan.

JII kembali turun 2,964 poin (0,49%) ke level 607,502 di sesi pembukaan.

Pelaku pasar memulai sesi pagi dengan mentransaksikan dana sekitar Rp 8,36 miliar. Sebanyak 35,09 juta saham berpindahtangan pagi ini.

Sikap hati-hati pelaku pasar terhadap pengumuman BPS dan Paket Kebijakan VI juga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun. IHSG dibuka melemah 11,922 poin (0,26%) ke level 4.600,643 di sesi prapembukaan.

Lantai bursa pagi ini telah diguyur dana hingga Rp 15,81 miliar dengan 43,26 juta saham berpindahtangan. Posisi asing masih mencetak nett buy.

Emiten industri dasar memimpin koreksi IHSG dengan penurunan 1,09 persen. Disusul industri aneka 0,62 persen.

Bursa Asia bergerak variatif dengan Hang Seng dan Nikkei dibuka menguat.

Beri Komentar