Prabowo Subianto Bukan Lagi Menteri Terkaya, Digusur Erick Thohir atau Nadiem?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 28 Januari 2020 18:47
Prabowo Subianto Bukan Lagi Menteri Terkaya, Digusur Erick Thohir atau Nadiem?
Tiga menteri baru Jokowi telah melaporkan harta kekayaan kepada KPK. Cek kekayaan sang menteri terkaya baru di kabinet Indonesia Maju

Dream - Para menteri baru di kabinet Indonesia Maju akhirnya resmi menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Daftar nama baru ini mengubah daftar menteri terkaya di kabinet Joko Widodo-Maruf Amin. 

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, kini tak lagi menjadi menteri terkaya di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Posisinya disalip oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 28 Januari 2020, kekayaan Prabowo tercatat senilai Rp1,9 triliun. Nilai kekayaan tersebut lebih rendah Rp400 miliar dari rekannya sesama menteri, Erick yang punya harta Rp2,3 triliun.

Selain Erick, ada dua menteri lagi yang melaporkan LHKPN yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio.

Nadiem tercatat mengantongi kekayaan senilai Rp1,2 triliun dan Wishnutama Rp177 miliar.

Berikut ini rinciannya.

1 dari 5 halaman

Erick Thohir

Total kekayaan: Rp2.316.600.097.385.

1.Tanah dan bangunan yang tersebar di 30 daerah, seperti Depok, Badung, dan Manggarai Barat: Rp247.547.000.000.

2.Alat transportasi Rp3.917.000.000.

3.Harta bergerak lainnya: Rp26.500.000.000.

4.Surat berharga: Rp1.699.674.350.000.

5.Kas dan setara kas:Rp139.424.833.875.

6.Harta lainnya: Rp264.653.478.657.

7.Utang: Rp60.116.565.147.

2 dari 5 halaman

Nadiem Makariem

Total kekayaan: Rp1.225.006.640.485.

1. Tanah dan bangunan: Rp38.675.933.850.

2. Alat transportasi: Rp2.076.076.650.

3. Harta bergerak lainnya: -

4. Surat berharga: Rp1.250.453.164.985.

5. Kas dan setara kas: Rp119.159.451.323.

6. Harta lainnya: -

7. Utang: Rp185.357.986.223.

3 dari 5 halaman

Wishnutama

Total kekayaan: Rp177.566.162.838.

1. Tanah dan bangunan: Rp 36.474.545.455.

2. Alat transportasi: Rp7.231.000.000

3. Harta bergerak lainnya: Rp 7.632.000.000

4. Surat berharga: Rp112.858.881.480

5. Kas dan setara kas: Rp17.967.260.794

6 .Harta lainnya: -

7. Utang: Rp 4.597.524.891.

 

(Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie)

4 dari 5 halaman

Sosok Berbeda Kobe Bryant Saat Bertemu Menteri Erick Thohir

Dream - Kabar kematian legenda hidup basket NBA, Kobe Bryan turut membuat menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berduka. Sebelum jadi menteri, Erick memang dikenal sebagai pegiat basket di Tanah Air.

" Saya terkejut sekali dan sangat berduka," tulis Erick dalam unggahan akun Instagramnya, @erickthohir, Senin, 27 Januari 2020.

Erick mengenang pertemuan terakhirnya dengan bintang klub basket LA Lakers itu saat final Piala Dunia Basket 2019 di China.

 

 © Dream

 

Saat itu Erick hadir dalam acara serah terima bendera tuan tumah Piala Dunia Basket 2023.

Meski hanya berjabat tangan dan bertemu singkat dengan Kobe, Erick menangkan kesan sosok pria yang menyenangkan dan ramah dari mendiang.

" Saat berbincang dengannya begitu akrab," ujarnya.

5 dari 5 halaman

Ingin Mendatangkan Kobe Bryant

Menurut Erick, dia sebetulnya hendak mendatangkan Kobe Bryant ke Indonesia. Kunjungan tersebut dirancang mengingat pebasket yang mengembalikan pamor NBA setelah ditinggal Michael Jorfan ini adalah ambassador FIBA Dunia.

" Saya sempat berpikir mengundang dia ke Indonesia untuk mempromosikan Bola Basket. Tetapi ternyata kepergiannya begitu cepat," tulisnya.

Tak lupa Erick menyampaikan apresiasi sekaligus penghargaan kepada Kobe yang telah berkontribusi bagi perkembangan dunia basket di dunia. Dia juga memuji sosok Kobe.

" Thank you for being a great person. Rest in peace, Kobe Bryant. You will always be remembered and will continue to live on in all of our memories. My heart goes out to his family in these moments of grief," tulis Erick menutup unggahannya

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair