Dibuka Menguat, Investor Lokal Angkat Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 13 Januari 2015 09:15
Dibuka Menguat, Investor Lokal Angkat Indeks Syariah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 12,002 poin (0,23%) ke level 5.199,93. IHSG mencoba menembus level 5.200 kembali.

Dream - Indeks bursa saham Indonesia kembali melaju positif setelah kemarin dilanda aksi jual pelaku pasar. Koreksi harga minyak mentah dunia tampaknya sedikit dipinggirkan pelaku pasar.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 13 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 12,002 poin (0,23%) ke level 5.199,93.

Meski tak sekuat awal perdagangan, IHSG masih terus menanjak naik di sesi pembukaan dengan menguat 11,844 poin (0,23%) ke level 5.199,77.

Di awal perdagangan ini, pelau pasar sudah mentransaksikan 122,80 juta saham bernilai Rp 24,80 miliar. Kembalinya pemodal lokal belum bisa diikuti pelaku pasar asing.

Pagi ini investor asing mengawali perdagangan dengan nett sell tipis Rp 2,12 miliar

Aksi jual beli investor menggiring 19 emiten ke zona hijau sementara 11 lainnya masih tertekan aksi jual. Sisanya 14 emiten melaju stagnan dan 649 lainnya belum disentuh pelaku pasar sama sekali.

Sebagia besar indeks saham sektoral sudah mulai bergerak menguat dipimpin emiten barang konsumsi yang naik 0,83 persen. Indeks sektoral lain yang menguat dignifikan adalah manufaktur yang naik 0,66 persen dan industri aneka 0,59 persen.

Kembalinya pelaku pasar ke pasar modal Indonesia juga mendorong indeks saham syariah melaju ke zona hijau.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini mengawali perdagangan dengan menguat 0,478 poin (0,29%) ke level 167,59

Sebanyak 14 emiten syariah sudah melaju positif dan 8 lainnya masih mengalami koreksi harga. Sisanya, 10 emiten belum beranjak dari posisi semula dan 289 sama sekali tak ditransaksikan pelaku pasar.

Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini melibatkan 112,68 juta saham bernilai Rp 16,17 miliar.

Sama dengan IHSG, indeks saham berisi lebih dari 300 emiten syariah ini juga melanjutkan penguatannya di sesi pembukaan. Kali ini ISSI menguat 0,471 poin (0,28%) ke level 167,58

Hal yang sama terjadi pada saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi pra-pembukaan dengan menguat 3,174 poin (0,46%) ke level 686,95.

JII bahkan naik lebih tinggi sebesar 3,237 poin (0,47%) ke level 687,01 di sesi pembukaan.

Dari kawasan regional, indeks saham utama negara Asia didominasi pelemahan pada sesi pembukaan. Namun, sejumlah indeks kini mulai berusaha menguat dan kembali menyentuh zona hijau.

Indeks Hang Seng dan Shanghai Composite yang dibuka melemah, kini sudah beranjak positif dengan menguat 0,15 persen dan 0,19 persen. Namun, Nikkei Jepang tampaknya belum bisa mengatasi aksi jual pelaku pasar. Nikkei masih terpuruk 2,06 persen pada pagi ini.

Kurs rupiah yang kemarin sempat menguag juga mulai kembali tertekan. Rupiah pagi ini melemah 13 poin (0,10%) menjadi 12.603 per dolar AS.

Beri Komentar