Ditutup Menguat, Indeks Syariah Melesat Jelang Penutupan

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 21 Agustus 2014 16:41
Ditutup Menguat, Indeks Syariah Melesat Jelang Penutupan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah di sesi pembukaan justru melompat ke zona hijau dan menembus level 5.200.

Dream - Pasar modal Indonesia menutup perdagangan saham di zona hijau meski Mahkamah Konstitusi (MK) belum membacakan putusan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Aksi beli pemodal asing menjadi tambahan tenaga untuk indeks saham melaju di teritori positif.

Hingga sesi penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 21 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 15,96 poin (0,31%) ke level 5.206,13. Pemodal asing tercatat membukukan nett buy sekitar Rp 400 miliar.

Transaksi perdagangan saham di tengah sentimen aksi demontrasi sidang putusan MK ini terbilang minim dengan hanya mencatat 5,19 miliar saham beralih tangan bernilai Rp 4,86 triliun.

Sebanyak 155 saham sore ini menutup perdagangan di zona hijau sementara 141 lainnya melemah. Indeks sektor saham di bidang komoditas, pertanian dan pertambangan, masih berada di zona merah dengan melemah 0,2 persen dan 0,36 persen.

Tambahan tenaga jelang penutupan perdagangan bursa saham juga dialami dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,29 poin (0,17%) ke level 171,28.

Pada pembukaan tadi pagi, indeks ISSI mengawali perdagangan di zona merah dengan melemah 170,84. Indeks JII bahkan sempat mencapai level terendah 169,56.

Sebanyak 100 emiten syariah mengakhiri transaksi perdagangan di zona hijau dan 93 mengalami koreksi harga. Transaksi perdagangan saham tercatat mencapai Rp 2,94 triliun.

Penutupan di zona hijau juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menguat 1,21 poin (0,17%) ke level 707,43. Penguatan ini ditopang kenaikan harga saham dari 14 emiten bluechips syariah sementara 11 lainnya melemah.

Laju positif bursa saham Indonesia terjadi dikala gerak pasar modal regional yang sebagian besar bergerak melemah. Penguatan hanya dialami indeks Nikkei Jepang yang menguat 0,85 persen. Sementara Hang Seng dan Strait Times masing-masing melemah 0,66 persen dan 0,07 persen.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna