Ditutup Menguat, Indeks Syariah Seharian di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 2 Juli 2015 16:17
Ditutup Menguat, Indeks Syariah Seharian di Zona Hijau
Asing kembali berbalik melantai dan mencetak nett buy sekitar Rp 200 miliar.

Dream - Pasar modal Indonesia bersorak setelah disebur beragam sentimen positif. Selain meredanya sentimen Yunani, pasar bergairah dengan masuknya kembali dana asing.

Heboh BPJS Ketenagakerjaan justru ditanggapi positif pelaku pasar. Artinya, perusahaan yang dulu bernama Jamsostek sudah bisa kembali melantai di bursa saham.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 2 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,412 poin (0,90%) ke level 158,837.

ISSI telah pulih dari tekanan yang melandanya sepanjang dua hari terakhir. Terbukti, ISSI melaju di zona hijau sepanjang waktu perdagangan.

Level tertinggi ISSI kali ini dicetak di angka 159,538 dan terendah di sesi pembukaan 157,951.

Aksi beli investor mendorong 115 emiten syariah masuk zona positif. Sisanya, 65 emiten bergerak melemah dan 56 lainnya memilih stagnan.

Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 3,18 triliun dengan 37,17 miliar saham yang berpindahtangan.

Saham-saham bluechips syariah juga mulai diburu para pelaku pasar. Naik 7,607 poin (1,16%), Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat di level 662,415.

Indeks JII cukup nyaman melaju di zona hijau meski sempat hampir terserang tekanan jual jelang sesi penutupan.

Menguatnya harga saham dari 21 emiten bluechips syariah sempat membuat JII mencapai level tertinggi di 666,662. Namun JII sedikit menahan laju penguatannya dan hanya mencetak level terendah di 657,822.

Lompatan signifikan juga dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 40,718 poin (0,83%) ke level 4.944,781.

Lantai bursa kali ini menghimpun dana investor hingga Rp 4,8 triliun dengan 51,94 miliar saham berpindahtangan. Pemodal asing kali ini mencetak nett buy Rp 200 miliar.

Beri Komentar