Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Ternyata bukan hanya AirAsia yang melanggar aturan izin terbang. Hasil audit terbaru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menemukan lima maskapai lain yang melakukan pelanggaran yang sama.
Di luar AirAsia, lima maskapai nakal itu adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Wings Air, Susi Air, dan Trans Nusa.
Menteri Perhubungan Igansius Jonan dalam keterangan pers di kantornya, Jakarta, Jumat, 9 Januari 2015 menjelaskan keenam maskapai tersebut terbukti melakukan pelanggaran izin terbang.
" Jadi tidak ada izinnya, sama seperti AirAsia. Mereka tak berizin namun tetap terbang," katanya.
Dari audit Kemenhub, sebanyak 61 penerbangan dari lima maskapai penerbangan melanggar perizinan yang telah ditetapkan.
Dengan temuan ini, Kemenhub menjatuhkan sanksi berupa pembekuan sementara rute penerbangan dari izin terbang yang dilakukan masing-masing maskapai.
" Kami sendiri tidak senang dengan pembekuan ini, begitu juga masyarakat," tegas Jonan.
Meski keenam maskapai penerbangan ini terkena sanksi pembekuan izin terbang di beberapa rute tertentu, pemerintah berharap agar maskapai tetap beroperasi seperti biasa. Serta mengingatkan agar terus meningkatkan upaya dalam bidang keselamatan dan pelayanan kepada penumpang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya