Ikur Arus Regional, Indeks Syariah Berbalik Menguat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 1 Maret 2016 16:24
Ikur Arus Regional, Indeks Syariah Berbalik Menguat
Bursa regional yang bergerak menguat mendorong investor menggelar aksi beli jelang penutupan

Dream - Bursa saham syariah Indonesia mantap menutup sesi perdagangan saham di zona positif. Kondisi regional yang menguat dan aksi beli asing menjadi motor penggerak bursa jelang sesi penutupan.

Investor kembali menghindari saham-saham di sektor keuangan seiring akan adanya rebalancing MSCI pada malam nanti.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 1 Maret 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,159 poin (0,77%) ke level 152,306.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga menguat signifikan yaitu naik 7,062 poin (1,10%) ke level 648,922.

Kedua indeks acuan saham syariah ini sebetulnya memulai perdagangan dari zona merah. Namun, adanya aksi beli sempat mendorong ISSI dan JII masuk teritori positif.

Fluktuatifnya laju indeks ini kemungkinan dipicu aksi tunggu pelaku pasar terhadap data inflasi BPS yang mencatat deflasi 0,09 persen.

Dengan dana bergulir Rp 2,89 triliun, sebanyak 105 emiten syariah menutup perdagangan di awal Maret 2016 di zona hijau.Sedangakn 75 lainnya terserang aksi jual dan 53 emiten ISSI bertahan stagnan.

Lebih dari separuh, atau 19 emiten, penghuni indeks saham bluechips syariah juga ditutup menguat.

Saham sektor keuangan menjadi satu-satu indeks sektoral yang bergerak melemah dengan koreksi 1,45 persen. Sisanya, indeks sektor industri aneka memimpin penguatan usai menguat 2,48 persen, pertambangan 1,72 persen, dan properti 1,03 persen.

Top gainer di awal Maret ini dihuni UNVR yang menguat Rp 875. Diikuti ASII Rp 200, ITMG Rp 200, AALI Rp 125, dan INDF Rp 100 per saham.

Sementara di jajaran top losser bertengger saham-sagam LPPF yang melemah Rp 825, UNTR Rp 500, AKRA Rp 250, ICBP Rp 100, dan PGAS Rp 50 per saham.

Pemodal asing yang terlihat lesu di awal perdagangan justru membukukan nett buy Rp 223,89 miliar.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah bergerak menguat sepanjang perdagangan. Sore ini rupiah naik 28 poin (0,21%) menjadi 13.347 per dolar AS.

Beri Komentar