Indeks Syariah Lanjutkan Penguatan Usai Libur Natal

Reporter : Syahid Latif
Senin, 29 Desember 2014 09:24
Indeks Syariah Lanjutkan Penguatan Usai Libur Natal
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,738 poin (0,03%) ke level 5.168.72. Sayang, asing masih terus menarik portofolionya dari pasar modal Indonesia.

Dream - Usai libur panjang Natal, bursa saham Indonesia masih memiliki energi untuk bergerak menguat. Kenaikan terjadi di tengah aksi jual pemodal asing yang masih terus berlangsung.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 29 Desember 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,738 poin (0,03%) ke level 5.168.72.

Laju IHSG yang cukup pelan ini berlanjut ke sesi pembukaan dengan kenaikan signifikan. IHSG kembali menanjak 3,522 poin (0,07%) ke level 5.170,50

Sebanyak 25 emiten mengawali pekan terakhir Desember 2014 dengan bergerak menguat. Namun masih ada 10 emiten yang longsor ke zona merah dan 9 lainnya stagnan.

Pasar modal Indonesia sudah diramaikan dengan aksi jual beli pelaku pasar yang mencapai 47,46 juta saham senilai Rp 13,72 miliar.

Asing masih belum berubah sikap dengan terus menjual portofolionya di pasar modal Indonesia. Pagi ini asing mencetak nett sell sekitar Rp 7,05 miliar.

Hingga 11 menit waktu perdagangan, seluruh indeks saham sektoral bergerak menguat pagi ini. Emiten pertanian memimpin kenaikan dengan menguat 0,66 persen diikuti properti 0,66 persen, dan industri aneka 0,61 persen.

Laju positif di awal pekan terakhir Desember juga dialami dua indeks saham syariah. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat 0,176 poin (0,11%) ke level 166,50 di sesi pra pembukaan.

ISSI kembali menanjak di sesi pembukaan usai menguat 0,255 poin (0,15%) ke level 166,58.

Penguatan indeks acuan saham syariah ini ditopang naiknya harga saham dari 21 emiten syariah dan 6 emiten bergerak turun. Sisanya, 6 emiten syariah memilih stagnan dan 288 sama sekali belum disentuh pelaku pasar.

Nilai transaksi perdagangan saham syariah awal sesi ini mencapai Rp 7,25 miliar. Dana tersebut berasal dari aksi jual beli terhadap 41,03 juta saham.

Menguat IHSG ikut membawa angin positif bagi laju indeks saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 1,201 poin (0,18%) ke level 684,31 di sesi pra pembukaan.

Aksi jual beli saham unggulan syariah melibatkan 36,57 juta saham senilai Rp 6,36 miliar.

Dari kawasan regional, hampir seluruh indeks saham utama Asia dibuka menguat. Hanya indeks Kospi Korea Selatan yang memulai sesi di zona merah dan masih terus meringkuk di teritori negatif.

Indeks Hang Seng dan Nikkei hingga perdagangan pukul 09.00 WIB tercatat telah menguat 1,88 persen dan 0,39 persen.

Sayang, laju penguatan ini tak melanda pasar keuangan. Menguat dolar AS membuat kurs rupiah pagi ini melemah 46 poin (0,37%) menjadi 12.435 per dolar AS.

Beri Komentar