Indeks Syariah Mendekam di Zona Merah

Reporter : Ismoko Widjaya
Selasa, 25 November 2014 16:22
Indeks Syariah Mendekam di Zona Merah
Sempat menguat, IHSG juga terkena aksi jual jelang penutupan dan menutup perdagangan di zona merah.

Dream - Aksi jual jelang penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menutup indeks saham acuan yang sudah melemah sejak awal perdagangan.

Pemodal yang melakukan aksi ambil untung ikut melemahkan laju bursa saham nasional.

Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 25 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 22,81 poin (0,44%) ke level 5.118,94.

Kenaikan harga saham dari 141 emiten tak cukup mampu menahan koreksi yang dialami 174 emiten. Sedangkan 91 emiten bergerak stagnan dan 275 lainnya sama sekali tak dilirik pelaku pasar.

Transaksi perdagangan saham kali ini mencapai Rp 6,06 triliun dengan efek beralihtangan sebanyak 65,6 juta saham.

Pemodal asing masih terus melakukan aksi beli saham bahkan dengan nilai yang kembali naik. Nett buy asing mencapai Rp 387,9 miliar.

Hampir seluruh indeks sektor saham bergerak di zona merah. Namun emiten barang konsumsi menjadi satu-satunya indeks saham yang melaju di zona positir usai menguat 0,28 persen.

Emiten perdagangan memimpin pelemahan usai turun 0,8 persen dikuti infrastruktur 0,75 persen dan pertambang 0,47 persen.

Pemodal yang melepas aset sahamnya juga membuat laju dua indeks saham syariah melaju turun.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang sempat menghijau harus ditutup melemah 0,96 poin (0,6%) ke leve 165,13. ISSI sempat masuk zona positif dan menyentuh level tertinggi di 166,16.

Sebanyak 43,01 juta saham diperdagangkan pelaku pasar dengan dana bergulir hingga Rp 4,38 triliun.

Aksi jual beli pelaku pasar mendorong 86 emiten bergerak menguat sementara 105 lainnya terperosok masuk teritori negatif.

Kondisi lebih buruk dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) sore ini ditutup melemah 6,38 poin (0,93%) ke level 680,10.

JII hanya mampu menyentuh level tertinggi di zona negatif di level 686,36.

Para penghuni daftar indeks JII menyebar rata di daftar perubahan harga saham. Sebanyak 16 emiten unggulan syariah bergerak melemah sedangkan 13 lainnya masih bisa menanjak ke zona hijau.

Dari kawasan regional, indeks saham utama Asia didominasi kenaikan. Hanya indeks Hang Seng yang bergerak ke zona merah usai melemah 0,21%.

Sementara Shanghai justru bergerak naik 1,37 persen begitu pula dengan Nikkei Jepang yang menguat 0,29 persen.

Beri Komentar