Indeks Syariah Tutup Awal Pekan di Zona Negatif

Reporter : Syahid Latif
Senin, 9 Juni 2014 16:27
Indeks Syariah Tutup Awal Pekan di Zona Negatif
Tren pelemahan yang berlangsung sejak awal perdagangan saham membuat indeks bursa saham nasional jatuh ke zona hijau. Minimnya sentimen positif dari dalam negeri membuat pemodal enggan bertransaksi.

Dream - Bursa saham Indonesia akhirnya menutup perdagangan awal pekan di zona negatif. Indeks saham memang terus berada dalam tren melemah sejak sesi awal pembukaan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan Senin, 9 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 52,09 poin (1,05%) ke level 4.885,08. Sebanyak 242 saham memaksa indeks harus terpuruk di zona merah.

Koreksi juga melanda indeks saham syariah yang seluruhnya berakhir di zona negatif. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sebagai acuan pergerakan saham syariah terpangkas 1,97 poin (1,21%) ke level 160,86.

Transaksi perdagangan saham syariah tercatat sebanyak 34,84 miliar saham dengan nilai menembus Rp 2,89 triliun.

Terpuruknya indeks ISSI di zona merah tak terlepas dari koreksi harga saham dari 152 emiten di tengah 40 saham yang bergerak menguat.

Indeks ISSI mencapai level tertingginya di posisi 163,23 sementara terendah di 160,5.

Sementara itu, penghuni indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), hampir sepenuhnya jatuh ke zona merah. Hanya tiga emiten syariah keping biru saja yang melaju di zona hijau. Sebanyak 25 emiten syariah turun ke zona negatif.

Jatuhnya saham-saham bluechips syariah di zona merah terlihat dari koreksi JII sebesar 7,41 poin (1,11%) ke level 658,99. (Ism)

Beri Komentar