Jangan Ajukan 3 Pertanyaan Ini ketika Interview Awal

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 9 November 2018 07:45
Jangan Ajukan 3 Pertanyaan Ini ketika Interview Awal
Tak sedikit orang tergelitik untuk bertanya ketika sedang wawancara awal.

Dream – Wawancara kerja merupakan proses yang harus dijalani oleh para pencari kerja. Jika lolos tahap ini, harapan untuk mendapatkan pekerjaan impian semakin terbuka lebar.

Tahap wawancara memang proses yang menentukan diterima atau tidaknya seorang kandidat pada sebuah pekerjaan. Di proses ini pula, pelamar bisa menggali informasi tentang perusahaan yang dilamar yang mungkin tidak bisa diketahui orang banyak. 

Dalam prosesnya, wawancara biasanya terbagi  menjadi beberapa tahapan. Pelamar bisa melakukan interview awal dengan pihak HRD, wawancara lanjutan dengan user, atau bila memang dibutuhkan dengan pimpinan perusahaan.

Apabila kamu adalah seorang fresh graduate, sangat wajar kalau kamu memiliki banyak pertanyaan saat melakukan proses interview dengan sebuah perusahaan. Tapi jangan sembarangan bertanya ya.

Mengutip Karir.com, Jumat 9 November 2018, ada tiga pertanyaan yang tak boleh ditanyakan pada proses interview awal. Apa saja pertanyaannya?

1 dari 3 halaman

Gaji

Ketika wawancara berlangsung, kita kadang-kadang penasaran dengan gaji dan manfaat yang diterima dari perusahaan. Akan tetapi, sebaiknya, pertanyaan ini disimpan dulu sampai nanti benar-benar sudah ada dalam penawaran kontrak kerja.

Bertanya mengenai hal ini sebenarnya bukan hal yang salah atau dilarang. Tapi, kita belum pasti benar-benar akan bekerja di sana. Untuk informasi gaji, kita bisa menggalinya dari internet.

Selain itu, masih ada tahap negosiasi pada saat penawaran kontrak antara perusahaan dan juga pegawai. Pada tahap ini akan lebih sesuai bila kamu ingin bertanya mengenai besaran gaji dan juga benefit yang akan kamu terima.

2 dari 3 halaman

Gambaran Pekerjaan

Bertanya mengenai hal ini bisa merupakan sebuah hal yang cukup berbahaya. Sebaiknya, tidak dilakukan karena bisa berdampak penilaian yang tidak baik bagi kamu sendiri.

Setiap perusahaan biasanya sudah menjelaskan mengenai job description dari pekerjaan yang ditawarkan. Seharusnya kamu sudah memahami cakupan pekerjaan yang diiklankan sehingga kamu tertarik untuk mendaftar untuk lowongan tersebut.

Tentunya kamu bisa tetap mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan yang kamu lamar, tetapi tidak bertanya secara langsung pada saat interview.

3 dari 3 halaman

Kepastian Masuk Kerja

Tenang, masih banyak proses setelah interview awal sebelum kamu benar-benar bisa bekerja dalam sebuah perusahaan. Pertanyaan ini terkadang muncul karena kandidat merasa sangat bersemangat untuk mulai bekerja dalam sebuah perusahaan.

Akan tetapi, pertanyaan ini tidak perlu kamu ungkapkan ketika tahap interview awal. Tunggu saja hingga kamu benar-benar sudah diberikan kontrak oleh perusahaan.

Tiga pertanyaan tadi merupakan contoh yang sering terjadi pada kandidat yang baru melakukan interview kerja dengan perusahaan. Secara umum, jika kita memang ingin bertanya, pastikan pertanyaan tersebut memang penting dan juga berkaitan dengan peran kita terhadap perusahaan.

Cobalah untuk menggali informasi lain yang tidak bisa kita dapatkan dari luar seperti budaya kerja, nilai perusahaan dan juga visi perusahaan nantinya.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara