Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam satu hari satu malam, ada sejumlah waktu istimewa. Di waktu-waktu ini, Allah mengabulkan doa para hamba-Nya, atau biasa dikenal dengan waktu mustajab.
BACA JUGA: Doa subuh dengan amalannya untuk melancarkan rezeki
Sebagian waktu mustajab adalah sepertiga malam terakhir. Khususnya menjelang waktu Subuh.
Karena itulah, para ulama memanfaatkan waktu tersebut untuk sholat malam dan memperbanyak zikir. Semata demi meraih ridha Allah SWT.
Usai sholat malam, mereka terbiasa terjaga hingga Subuh tiba. Selama menunggu waktu Subuh, para ulama mengisinya dengan zikir.
Kemudian, rutin membaca doa ini. Doa tersebut bermanfaat untuk mendapatkan kemudahan dari Allah SWT.
مَوْلَايَ عَبْدُكَ يُحِبُّ الِاتِّصَالَ بِطَاعَتِكَ فَأَعِنْهُ عَلَيْهَا بِتَوْفِيقِكَ أَيُّهَا الْمَنَّانُ مَوْلَايَ عَبْدُكَ يُحِبُّ اجْتِنَابَ سَخَطِكَ فَأَعِنْهُ عَلَى ذَلِكَ بِمَنِّكَ عَلَيْهِ أَيُّهَا الْمَنَّانُ مَوْلَايَ عَبْدُكَ عَظِيمُ الرَّجَاءِ لِخَيْرِكَ فَلَا تَقْطَعْ رَجَاءَهُ يَوْمَ يَفْرَحُ بِخَيْرِكَ الْفَائِزُونَ
Mawlaya, 'abduka yuhibbul ittishala bitha'atika fa a'inhu 'alaiha bi taufiqika ayyuhal mannan. Mawlaya, 'abduka yuhibbu ijtinaba sakhothika fa a'inhu 'ala dzalika bi mannika 'alaihi ayyuhal mannan. Mawlaya, 'abduka 'azhimur rajai li khoirika fa la taqtha' rajaahu yawma yafrahul fa-izun.
Artinya,
" Wahai Tuhanku, hamba-Mu senang menyatu dengan taat kepada-Mu, maka bantulah dia dengan pertolongan-Mu, wahai Dzat Pemberi Nikmat. Wahai Tuhanku, hamba-Mu senang menjauhi murka-Mu, maka bantulah dia atas itu dengan anugerah-Mu padanya, wahai Dzat Pemberi Nikmat. Wahai Tuhanku, hamba-Mu sangat mengharap kebaikan-Mu, maka jangan putus harapannya pada hari di mana orang-orang beruntung mendapat kebahagiaan."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Seorang Muslim kerap mendapat anjuran untuk selalu bertobat memohon ampunan. Bisa dari saudaranya, gurunya, maupun dari para ulama.
Saling mengingatkan memang menjadi tradisi dalam Islam. Tujuan utamanya, agar setiap pribadi berubah menjadi lebih baik lagi.
Tradisi ini memang dianjurkan. Karena, setiap hari kita tidak pernah lepas dari kesalahan.
Nah, tobat adalah jalan utama untuk menghapus dosa-dosa tersebut. Caranya dengan memohon ampunan kepada Allah lewat doa secara rutin dan berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan.
Salah satu doa untuk tobat adalah doa usai azan Subuh.
اللّٰهُمَّ هَذَا إِقْبَالُ نَهَارِكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فاغْفِرْ لِي
Allahumma hadza iqbalu naharika wa idbaru laylika wa ashwatu du'atika faghfirli.
Artinya,
" Ya Allah, kini siang-Mu telah datang, malam-Mu berlaku, dan suara para penyeru ke jalan-Mu telah terdengar, ampunilah aku."
Sumber: NU Online.