Jangan Gusar! Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 7 September 2018 14:30
Jangan Gusar! Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada
Tunjangan profesi sudah selayaknya menjadi hak para guru atas pengabdian luhur mereka.

Dream - Presiden Joko Widodo menegaskan tidak akan ada penghapusan tunjangan profesi kepada para guru. Ini merupakan bantahan Jokowi terkait kabar penghapusan tunjangan profesi guru yang beredar lewat sejumlah media sosial.

" Saya tegaskan bahwa saya siap untuk berdiri di depan dan berjuang untuk membela kepentingan guru-guru agar dapat melaksanakan tugas mulianya mendidikan kader-kader bangsa di negara kita," ujar Jokowi, dikutip dari setkab.go.id, Jumat 7 September 2019.

Jokowi juga menekankan tidak ada alasan apapun bagi pemerintah untuk menghentikan tunjangan tersebut. Menurut dia, tunjangan profesi merupakan imbalan yang sudah selayaknya menjadi hak para guru atas pengabdian mereka.

Selanjutnya, Jokowi mengatakan Indonesia memiliki potensi yang terpendam yaitu Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Menurut dia, generasi muda Indonesia tidak kalah unggulnya dengan negara lain.

" Kita ini memiliki kapasitas terpendam. Punya kekuatan terpendam tapi belum dibangkitkan. Jangan berpikir anak kita kalah dengan bangsa lain," kata Jokowi.

Kekuatan tersebut dapat dibangkitkan dengan terus menerus ditempa melalui pembelajaran. Dengan begitu, SDM Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman dan tampil menjadi yang terdepan.

Lebih lanjut, Jokowi mencontohkan para atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018. Mereka, kata Jokowi menyumbangkan prestasi luar biasa sampai melampaui target dan membuat Indonesia bertengger di posisi keempat perolehan medali.

1 dari 3 halaman

Sehabis Bonus Atlet, Jokowi Beri Rp264 Miliar untuk Korban Lombok

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dana bantuan senilai Rp264 miliar untuk membangun kembali rumah yang rusak akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dana bantuan itu diberikan untuk 5.293 rumah-rumah yang telah diverifikasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ribuan rumah itu tersebar Kabupaten Lombok Barat 359, Kabupaten Lombok Utara 1.353, Kabupaten Lombok Timur 2.782, Kabupaten Lombok Tengah 779, Kota Mataram 20.

Rumah yang masuk dalam kategori berat akan menerima bantuan sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta.

Presiden berpesan uang miliaran rupiah tersebut hanya boleh digunakan untuk membangun rumah, bukan untuk kepentingan lain.

" Saya akan cek benar nanti, uangnya dibangunkan rumah atau tidak. Satu lagi pesan saya untuk pejabat pemerintah, jangan dipotong serupiah pun dana yang turun ke masyarakat" ujar Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 3 September 2018.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta masyarakat yang belum menerima bantuan dana pembangunan rumah untuk bersabar. Karena BNPB masih melakukan verifikasi terhadap lebih dari 70 ribu rumah.(Sah)

2 dari 3 halaman

Jokowi Ngevlog Bareng Prabowo: Semua untuk Indonesia!

Dream - Final pencak silat Asian Games 2018 menjadi momen bersejarah bagi Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Dua tokoh yang selama ini diketahui sebagai rival politik, nyatanya bisa akur dan sangat akrab.

Jokowi bahkan memanfaatkan kesempatan mengalungkan medali kepada para pemenang kejuaraan pencak silat itu. Dia mengajak Prabowo ngevlog bareng.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengunggah video tersebut ke akun Facebook resminya, Presiden Joko Widodo. Pada bagian awal, video itu dibuka dengan momen kemenangan pesilat putra Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah.

Jawara silat Asian Games itu bahkan berhasil mengajak Jokowi dan Prabowo berpelukan. Momen yang sangat indah.

3 dari 3 halaman

Bareng dalam Satu Video

Momen istimewa itu berlanjut ke penyerahan medali. Usai mengalungkan medali, Jokowi merekam momen kebersamaanya dengan jawara silat putri Indonesia, Wewey Wita dan Prabowo.

" Untuk Indonesia," kata Wita. Pesilat itu lalu memamerkan medali emas yang dia raih.

Ganti Jokowi mengucapkan kalimat yang sama. " Semuanya untuk Indonesia!" kata Jokowi.

Sejenak kemudian, Jokowi mengarahkan kamera depan ponselnya kepada Prabowo. " Semuanya untuk Indonesia!" kata Prabowo.

 

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik