Jokowi: PNS Harus Tinggalkan Mental Priyayi

Reporter : Ramdania
Senin, 1 Desember 2014 18:02
Jokowi: PNS Harus Tinggalkan Mental Priyayi
Presiden RI Joko Widodo meminta seluruh aparat negara memiliki sikap mau melayani dan meninggalkan mental priyayi yang ingin selalu dilayani.

Dream - Presiden Joko Widodo menegaskan agar para PNS, pegawai BUMN, BUMD, dan Pemerintah Daerah yang tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) meninggalkan mental priyayi.

Menurut Jokowi, saat ini ini era birokrasi priyayi sudah berakhir digantikan era birokrasi melayani. Anggota Korpri juga harus menjadi pemersatu bangsa dengan meninggalkan ego sektoral dan ego kedaerahan.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri upacara Peringatan HUT ke-43 KORPRI di Lapangan Silang Monas Jakarta, hari ini.

" Berikan pelayanan yang makin cepat, tepat, murah, dan mudah. Tinggalkan mentalitas priyayi. Jadilah birokrat yang melayani dengan sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyat," ujar Jokowi seperti dilansir menpan.go.id, Senin, 1 Desember 2014.

Jokowi menyatakan Korpri sebagai organisasi yang mewadahi Pegawai Negeri Sipil (PNS), diharapkan menjadi teladan bagi perubahan. Korpri harus memahami tugas dan fungsi dalam melaksanakan penataan birokrasi sehingga menjadi birokrasi yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat lebih cepat lagi.

Dengan hadirnya Undang-Undang (UU) No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), lanjut Jokowi, Korpri akan bertransformasi menjadi Korps ASN RI. Organisasi ini berperan menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi, serta mewujudkan jiwa Korps ASN sebagai pemersatu bangsa.

“ Fungsi-fungsi yang diperintahkan dalam UU ASN harus dapat diwujudkan secara bertahap, dengan tetap berpedoman pada amanat Panca Prasetya Korpri,” imbuh Jokowi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dia menambahkan untuk mewujudkan birokrasi yang melayani rakyat, seluruh anggota Korpri perlu untuk mempercepat perubahan budaya kerja menuju pola pikir dan budaya kerja aparatur negara yang lebih gigih, cerdas, inovatif, dan tanggap terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis.

Dalam rangka mempercepat pencapaian target pembangunan, Jokowi berpesan untuk meninggalkan ego sektoral dan ego kedaerahan. Jokowi mengatakan bahwa Korpri harus membuktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan dengan memegang teguh komitmen Panca Prasetya Korpri. (Ism)

Beri Komentar