Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Presiden Joko Widodo menegaskan agar para PNS, pegawai BUMN, BUMD, dan Pemerintah Daerah yang tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) meninggalkan mental priyayi.
Menurut Jokowi, saat ini ini era birokrasi priyayi sudah berakhir digantikan era birokrasi melayani. Anggota Korpri juga harus menjadi pemersatu bangsa dengan meninggalkan ego sektoral dan ego kedaerahan.
Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri upacara Peringatan HUT ke-43 KORPRI di Lapangan Silang Monas Jakarta, hari ini.
"Berikan pelayanan yang makin cepat, tepat, murah, dan mudah. Tinggalkan mentalitas priyayi. Jadilah birokrat yang melayani dengan sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyat," ujar Jokowi seperti dilansir menpan.go.id, Senin, 1 Desember 2014.
Jokowi menyatakan Korpri sebagai organisasi yang mewadahi Pegawai Negeri Sipil (PNS), diharapkan menjadi teladan bagi perubahan. Korpri harus memahami tugas dan fungsi dalam melaksanakan penataan birokrasi sehingga menjadi birokrasi yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat lebih cepat lagi.
Dengan hadirnya Undang-Undang (UU) No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), lanjut Jokowi, Korpri akan bertransformasi menjadi Korps ASN RI. Organisasi ini berperan menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi, serta mewujudkan jiwa Korps ASN sebagai pemersatu bangsa.
“Fungsi-fungsi yang diperintahkan dalam UU ASN harus dapat diwujudkan secara bertahap, dengan tetap berpedoman pada amanat Panca Prasetya Korpri,” imbuh Jokowi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dia menambahkan untuk mewujudkan birokrasi yang melayani rakyat, seluruh anggota Korpri perlu untuk mempercepat perubahan budaya kerja menuju pola pikir dan budaya kerja aparatur negara yang lebih gigih, cerdas, inovatif, dan tanggap terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis.
Dalam rangka mempercepat pencapaian target pembangunan, Jokowi berpesan untuk meninggalkan ego sektoral dan ego kedaerahan. Jokowi mengatakan bahwa Korpri harus membuktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan dengan memegang teguh komitmen Panca Prasetya Korpri. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda