Seorang Wanita Mengerjakan Tugas Kantor Di Rumah.
Dream – Berbahagilah kamu yang mendapat profesi dimana pekerjaan kamu akan langsung selesai begitu bel tanda pulang berbunyi. Sebab, banyak profesi yang tak bisa menikmati fasilitas mewah itu.
Beberapa pegawai harus membawa pekerjaannya ke rumah. Seperti seorang pelajar, mereka harus mengerjakan PR begitu tiba di kediamannya.
Fakta ini ditemukan dari studi yang dilakukan oleh SimplyHired. Perusahaan ini melakukan survei kepada 1000 orang pegawai. Hasilnya, ada lima profesi yang paling banyak membuat pegawainya sering membawa pekerjaan ke rumah.
Kelimanya adalah pemasaran dan periklanan sebesar 86,7 persen, pendidikan 76,2 persen, keuangan dan asuransi 75 persen, layanan informasi dan pengelolaan data 74,5 persen, serta teknologi 73,6 persen.
SimplyHired juga mencatat orang-orang yang bekerja di industri kreatif bisa menghabiskan waktu 8,2 jam per minggu untuk terus bekerja di luar jam kerja. Meskipun ada yang menikmatinya, hal ini tentu tidak sehat.
Produktivitas kerja akan turun tajam setelah melewati 65 jam per minggu. Para bos harus sadar bahwa karyawan harus istirahat agar pekerjaan bisa selesai dengan baik.
(Sumber: Liputan6.com/Tommy Kurnia)
Dream – Sahabat Dream sering diminta lembur? Sebaiknya diskusikan informasi penting ini dengan atasan?
Seorang kajan baru menunjukan pegawai yang sering begadang karena bekerja sampai larut malam berisiko tinggi meninggal lebih cepat dibandingkan rekannya yang hanya bekerja di siang hari.
Dilansir dari Metro, Jumat 13 April 2018, para ilmuwan menemukan fakta mereka yang bekerja pada malam hari rentan terkena penyakit jantung dan disfungsi metabolisme jika harus bangun pagi.
Tak hanya itu, para pekerja malam ini akan terkena risiko kematian 10 persen lebih besar.
Anggota dari Northwestern University di Chicago, Amerika Serikat, Kristen Knutson, mengatakan perusahaan sebaiknya memberikan aturan yang fleksibel bagi karyawan yang lembur.
“ Mereka seharusnya tidak dipaksa untuk bangun jam 08.00,” kata Knutson.
Sumber data temuan itu diperoleh dari informasi medis dan genetik 500 ribu orang Inggris berusia 40 tahun-69 tahun dari Biobank selama enam tahun. Hasil kajian diterbitkan dalam jurnal Chronobiology International.
Selain penyakit jantung dan disfungsi metabolisme, “ pekerja malam” memiliki risiko diabetes dan gangguan mental yang lebih tinggi.
“ Ini adalah masalah kesehatan masyarakat yang tidak bisa lagi diabaikan,” kata rekan penulis kajian, Malcolm von Schantz.
(Sah)
Dream – Pemerintah Ibukota Korea Selatan, Seoul, berusaha menghentikan kebiasaan kerja lembur para pegawainya. Untuk mewujudkannya, Pemerintah Kota Seoul membuat inisiatif dengan mematikan komputer para pegawainya setiap Jumat pada pukul 20.00 waktu setempat.
Dikutip dari BBC, Selasa 27 Maret 2018, Korsel merupakan negara yang punya jam kerja terlama di dunia. Pegawai pemerintah bekerja kurang lebih 2.739 jam per tahun, 1.000 jam lebih lama dibandingkan pegawai di negara berkembang.
Inisiatif ini diterapkan di lingkungan kantor Pemerintah Kota Metropolitan Seoul secara bertahap selama tiga bulan. Pada tahap pertama, mulai 30 Maret 2018 seluruh komputer mati serentak pukul 20.00.
Di tahap kedua pada April nanti, semua komputer pegawai mati pada pukul 19.30 setiap Jumat pekan kedua dan keempat. Sedangkan di tahap ketiga pada Mei, komputer mati serentak pada pukul 19.00.
Meski begitu, tidak semua pegawai mau menerima inisiatif kebijakan ini. Ada 67,1 persen pegawai Pemerintah Kota Seoul meminta untuk dibebaskan dari kebijakan ini.
Tak hanya di pemerintahan, Korea Selatan juga sebelumnya memerintahkan larangan bagi anak-anak di negaranya bermain video games online antara pukul 12 malam sampai 6 pagi.
(Beq/ Sumber: theverge)