Bos Killer, Tak Jawab Pesan Pegawai Langsung Dipecat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 20 September 2018 08:15
Bos Killer, Tak Jawab Pesan Pegawai Langsung Dipecat
Plus, gajinya bulan lalu tak dibayar.

Dream – Apa yang terbersit di pikiran kamu ketika mengetahui seorang bos meminta tugas kepada bawahan pada malam hari di luar jam kerja. Saat memberikan tugas tambahan itu, si bos mengancam akan memecat yang bersangkutan jika pesan itu tidak dijawab.

Ancaman itu bukan gertak sambal. Kejam? Bisa jadi.

Inilah yang dialami oleh seorang karyawati bernama Wang.

Dilansir dari World of Buzz, Kamis 20 September 2018, dia dipecat oleh bos karena tidak menjawab pesan dari bosnya. Ceritanya bermula saat Wang telah menyelesaikan pekerjaannya dan pulang dari kantor.

Pada pukul 22.30, dia mendapatkan pesan dari bos yang meminta laporan pendapatan tahunan. Bosnya mengancam akan memecat Wang jika tidak segera menjawab pesannya dalam waktu 10 menit.

Sayangnya pesan itu tak terdengar olehnya. Wang langsung tertidur dan tidak sempat membaca pesan sang atasan.

1 dari 2 halaman

Beneran Dipecat

Sayang seribu sayang, si bos ternyata marah besar. Ancaman itu benar-benar dilakukannya. Wang dipecat. Kabar pemecatan disebar di grup kantor.

Bos beralasan Wang tidak menjawab pesan dalam waktu yang telah ditetapkan.

Seperti yang kamu bayangkan, dia terkejut ketika membaca pesan itu keesokan harinya.

Berpikir bosnya hanya bercanda, Wang pergi ke kantor seperti biasa. Di kantornya, dia terkejut dua kali. Perusahaan telah mendepaknya dari kantor. Bahkan, gaji bulan lalu pun tak dibayar.

2 dari 2 halaman

Tempuh Jalur Hukum

Gusar, Wang memutuskan untuk meminta bantuan pengacara. Dia merasa mendapatkan perlakuan tidak adil. Syukur, pengacara itu bersedia.

Setelah mempelajari kasusnya, mereka mengatakan perusahaan tempat Wang bekerja telah melanggar hukum ketenagakerjaan di Tiongkok.

Pengacaranya menyebut Wang telah selesai bekerja dan tidak wajib merespons pesan atasan setelah jam kerja usai. Kalau perusahaan memberikan tugas kepada Wang setelah jam kerja berakhir dan memintanya untuk menyelesaikan hari itu juga, seharusnya mereka memberikan uang lembur.

Pada Juni 2018, Wang hamil. Kondisi ini juga menjadi alasan bagi perusahaan Wang untuk memecatnya. Pengacara Wang menuntut kompensasi sebanyak 18 ribu yuan (Rp39 juta).

Beri Komentar