Kelola Uang Negara, Sri Mulyani Ajak Pegawai Jadikan Quran Sebagai Petunjuk

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 29 Mei 2019 19:15
Kelola Uang Negara, Sri Mulyani Ajak Pegawai Jadikan Quran Sebagai Petunjuk
Menkeu mengajak pegawai Kemenkeu menjadi Alquran sebagai petunjuk dalam tugas menjaga keuangan negara.

Dream - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak jajarannya untuk menjadikan Alquran sebagai petunjuk dalam menjalankan tugas mengelola keuangan negara.

Imbauan itu disampaikan Sri Mulyani saat memberi sambutan peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama Kemenkeu dan Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu di Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.

Menurut Sri Mulyani, Alquran diturunkan untuk umat Nabi Muhammad SAW dengan membawa tiga makna penting. Ketiga makna itu adalah Iqra yang berarti membaca, Al Furqon sebagai pembeda, dan Az-Zikra atau pengingat.

Makna ini pula yang diajarkan orang tua Sri Mulyani kepadanya.

" Orang tua saya selalu mengatakan: Nduk, jadilah orang yang titenan. Meniteni adalah bagian dari kata sifat membaca. Yaitu bagaimana kita selalu observe dan menggunakan kemampuan batin maupun intelektual kita untuk memahami berbagai hal," jelas Sri Mulyani dikutip Dream dari laman Kemenkeu.go.id, Rabu, 29 Juni 2019.

Menkeu menjelaskan makna Al-Quran sebagai pembeda dengan harapan seluruh jajaran Kemenkeu dan SMV mampu menjadi umat yang dapat membedakan baik dan buruk. Kemampuan inilah yang bakal menjadi bekal bagi para pejabat negara agar mampu membuat keputusan yang baik.

Pesan selanjutnya yaitu fungsi Al-Quran sebagai pengingat atau pemberi peringatan. Menkeu mengatakan, manusia tidak diciptakan sebagai umat yang sempurna, yang tidak pernah berbuat salah. Sri Mulyani mengingatkan agar Kemenkeu dan SMV mampu membuat sistem yang dapat menjadi pengingat sehingga bisa meminimalisir kesalahan.

" Al-Quran turun sebagai penghapus seluruh masalah yang ada di dadamu. Karena manusia di dalam dadanya banyak sekali nafsu, ambisi, kadang-kadang juga iri hati, marah. Oleh karena itu, kita memerlukan suatu petunjuk untuk mengingatkan kita agar dapat menjadi manusia yang lebih mulia," ujarnya. (Sah)

Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri