Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: Akun Facebook @smindrawati)
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, tergabung dalam Gerakan Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 07 Jakarta. Dalam program tersebut, Sri Mulyani mendapat pengalaman unik saat mengajak anak-anak SD tersebut.
Pengalaman paling berkesan yang dialami Sri Mulyani adalah saat dia bertanya pada para murid tentang cita-citanya. Dia sempat bertanya adakah diantara para murid itu yang berkeinginan menjadi seorang Menkeu.
“ Sayangnya, ketika saya tanyakan kepada anak-anak, tidak ada yang bercita-cita menjadi menteri keuangan,” tulis dia di akun Instagramnya, @smindrawati, dikutip Dream, Rabu 24 Oktober 2018.
Sri Mulyani tergelak ketika mendengar alasannya yang disampaikan para murid SD. Mereka beralasan pekerjaan seorang Menkeu sangat sulit dan memusingkan.
“ Alasannya, karena pekerjaannya sulit dan bikin pusing. Sungguh polos dan lucu sekali anak-anak ini,” tulis mantan direktur perencana Bank Dunia itu.
Selain bertanya tentang cita-cita siswa SD, Sri Mulyani juga bercerita tentang pemerintahan. Dia mengatakan bahwa menteri keuangan ini membantu presiden untuk mengurus keuangan negara.
Dia juga menjelaskan keuangan negara dikelola dan dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur, kesehatan, dana desa, dan subsidi masyarakat miskin. Sri Mulyani juga bertanya asal-muasal pendapatan negara. Murid-murid ini menyebut dari cerdas.
“ Mereka dengan cerdasnya menjawab dari pajak. Alhamdulillah, banyak dari mereka yang sudah paham peran pajak bagi pembangunan negara ini,” tulis Sri Mulyani.
Dia juga menjelaskan pendapatan negara juga berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan hibah.
Di akhir sesi mengajar, Sri Mulyani mengajak para siswa untuk bermain “ menteri-menterian”. Ada yang berperan sebagai menteri keuangan, menteri kesehatan, menteri pendidikan, menteri sosial, dan menteri PUPR.
Dia meminta pemeran menteri keuangan untuk mendistribusikan anggaran kepada menteri-menteri yang lain.
“ Kemudian, saya bertanya kepada para menteri cilik tersebut, untuk apa uang yang diberikan menteri keuangan itu digunakan? Walaupun jawabannya masih aga malu-malu, tapi umumnya mereka bisa memberikan contoh dengan baik,” tulis Sri Mulyani.
Sri Mulyani tak lupa memuji antusias para murid belajar tentang keuangan negara. Dia juga mengapresiasi 3.562 pegawai Kemenkeu yang tergabung dalam gerakan relawan Kemenkeu Mengajar 3.
Sekadar informasi, gerakan ini tersebar di 67 kota/kabupaten di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
“ Anda semua telah menginspirasi dan menanamkan nilai kebaikan. Semoga semangat positif akan menginspirasi anak-anak ini untuk semakin gigih mengejar cita-citanya,” tulis dia.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?