Kirim Uang Dari Ponsel Kian Populer

Reporter : Ervina
Kamis, 21 Agustus 2014 12:59
Kirim Uang Dari Ponsel Kian Populer
Selain melakukan transaksi pembelian, riset ini juga mengungkap sebanyak 54 persen responden di Indonesia telah menggunakan layanan pengiriman uang melalui perangkat pintar.

Dream - Menjamurnya penggunaan perangkat pintar di tanah air ternyata menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya jumlah transaksi mobile. Ketertarikan pengguna perangkat pintar semata-mata karena pengaruh lingkaran kepercayaan yakni keluarga dan teman yang sebelumnya telah mencoba layanan tersebut.

Selain melakukan transaksi pembelian, riset yang dilakukan oleh Ericsson ConsumerLab ini juga mengungkap sebanyak 54 persen responden di Indonesia telah menggunakan layanan pengiriman uang melalui perangkat pintar mereka. Riset kali ini menunjukkan kemungkinan meluasnya adopsi mobile commerce di negara berkembang di Asia seperti Bangladesh, Indonesia, dan Vietnam.

Sekitar 97 persen responden di Bangladesh menunjukkan ketertarikan dan 100 persen mengetahui kehadiran layanan transaksi m-commerce. Hal ini tidak terlepas dari popularitas layanan transfer uang bKash yang kian digemari di sana.

Sementara itu sekitar 49 persen responden di Indonesia mengaku tertarik melakukan pengiriman uang mobile dan 35 persen lainnya mengaku mengetahui kehadiran layanan tersebut. Berbeda dengan dua negara berkembang lainnya, ketertarikan dan pengetahuan responden di Vietnam masih relatif rendah yakni hanya sekitar 26 persen dan 19 persen.

Sayangnya meski sudah mulai dikenal dan banyak yang tertarik menggunakan layanan ini, responden di tiga negara masih sedikit menggunakan layanan ini. Sebanyak 4% responden di Bangladesh, dan masing-masing 1% di Indonesia dan Vietnam yang mengaku telah menggunakan layanan transfer uang melalui ponsel.

Hal penting yang ditemui pada riset ini yakni faktor urbanisasi yang mengarah ke banyaknya orang pindah ke kota untuk mencari pekerjaan sehingga menuntut mereka mengirim uang dengan lebih cepat dan dapat diandalkan. Meski begitu di ketiga negara, ekonomi tunai masih diandalkan dalam transaksi sehari-hari.

" Masih banyak penduduk Indonesia yang belum tersentuh layanan perbankan membuat layanan keuangan melalui ponsel atau m-commerce dapat menjadi alternatif utama yang memungkinkan untuk diimplementasi bagi masyarakat yang belum dapat mengakses layanan perbankan," ungkap Hardyana Syintawati, VP Marketing and Communications Ericsson dalam keterangan resmi yang diterima Dream, Kamis 21 Agustus 2014.

Jasa pengiriman uang dan pembayaran tagihan melalui ponsel diprediksi akan semakin diminati. Sekitar 57 persen responden di Indonesia, mengaku tertarik menggunakan layanan pembayaran dan pengiriman uang melalui ponsel.

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis