Sentimen The Fed Berlalu, Indeks Syariah Melangkah Maju

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 27 Agustus 2018 16:53
Sentimen The Fed Berlalu, Indeks Syariah Melangkah Maju
Tiga indeks syariah `perkasa` seharian.

Dream - Indeks syariah keluar dari tekanan dna menutup perdagangan awal pekan terakhir Agustus 2018. Sentimen kemungkinan tak adanya kenaikan suku bunga The Fed mendorong pelaku pasar kembali berburu saham di lantai bursa.

Sentimen positif juga datang dari dalam negeri setelah pemerintah menyatakan akan menjaga tingkat stabilitas fundamental makro ekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan.

Hadirnya sentimen positif itu membuat laju indeks syariah seharian menguat sepanjang sesi perdagangan. Penguatan juga dialami nilai tukar rupiah usai munculnya isu penundaan kenaikan suku bunga acuan The Fed. 

Pada papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 27 Agustus 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), terangkat 2,119 poin (1,2%) ke level 178,649. Aksi beli saham membuat saham ISSI terus terangkat sejak dibuka menguat di level 177,104. ISSI sempat bertengger di level tertinggi 178,649.

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menguat 13,784 poin (2,13%) ke level 660,386. Sementara Indeks JII70 naik 2,936 poin (1,35%) ke level 220,736.

Secara keseluruhan, IHSG ditutup menguat 57,218 poin (0,96%) ke level 6.025,968.

 

1 dari 2 halaman

Emiten Sektor Industri Jadi Motor Penggerak

Aksi beli saham ini mendorong 150 saham syariah terangkat. Hingga sesi paska penutupan perdagangan, total transaksi mencapai 51,45 miliar lembar saham dengan nilai Rp4,91 triliun.

Mayoritas indeks sektoral menghijau. Investor lebih suka memainkan saham di sektor infrastruktur dan industri aneka. Dua indeks ini menguat masing-masing sebesar 3,92 persen dan industri aneka 2,26 persen,

Hanya satu indeks yang melemah, yaitu indeks barang konsumsi sebesar 0,13 persen.

Harga saham INTP melesat Rp1.000, UNTR Rp725, UNVR Rp700, SMGR Rp650, dan LPPF Rp300.

Sebaliknya, harga saham ICBP terkoreksi Rp75, TPIA Rp50, SCMA Rp40, ADRO Rp15, dan BRPT Rp15.

2 dari 2 halaman

Rupiah Menguat

Bagaimana dengan rupiah? Alhamdulillah, mata uang Garuda ini menguat.

Rupiah menguat.© Shutterstock

Dolar AS lengser dari posisi Rp14.600 per dolar AS. Pada perdagangan sore ini, rupiah menguat 61 poin (0,42%) ke level Rp14.587 per dolar AS.

Rupiah sempat menyentuh level tertinggi di level Rp14.585 per dolar AS.

Beri Komentar