Penampakan Tol Bocimi Seksi I yang Sempat Mangkrak 21 Tahun

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 3 Desember 2018 18:15
Penampakan Tol Bocimi Seksi I yang Sempat Mangkrak 21 Tahun
Tol ini ditargetkan rampung seluruhnya tahun 2020.

Dream – Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I belum lama ini diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jalan Tol yang menghubungkan Bogor -Sukabumi ini akan memiliki panjang 54 km dan rampung seluruhnya pada 2020.

"Alhamdulillah, kemarin saya meresmikan beroperasinya Jalan Tol Bocimi Seksi I yang menghubungkan Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km," tulis Jokowi di akun Instagramnya @jokowi, Senin 3 Desember 2018.

Tol Bocimi Seksi I Ciawi-Cigombong belum lama ini diresmikan.

Dia mengatakan jalan tol ini mangkrak selama 21 tahun dan telah bergonta-ganti investor. Padahal, penetapan lelang Tol Bocimi sudah ditetapkan tahun sebelum krisi moneter 1998, tepatnya pada 1997.

"Investor pembangunannya beberapa kali berganti," tulis dia.

Ruas tol ini sepanjang 15,35 km.

Dikutip dari akun Instagram Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), @kementerianpupr, penyelesaian tol ini bersamaan dengan jalur kereta api rel ganda Bogor-Sukabumi yang pembangunannya sedang berjalan.

Jalan tol sepanjang 54 km ini akan memiliki lima sisi. Namun, baru satu sisi yang beroperasi, yaitu sisi Ciawi-Cigombong.

Keseluruhan ruas Tol Bocimi ditargetkan selesai tahun 2020.

Keberadaan jalan tersebut diyakini bisa mengurangi kemacetan di wilayah timur dan selatan Bogor.

Berikut rekaman video proses pembangunan tol Bocimi dikutip dari akun instagram resmi kementerian PUPR:

 
 
 
View this post on Instagram

Selamat pagi dan selamat akhir pekan #SahabatPUPR ---------------------------------- . Ada kabar gembira nih Sahabat bahwa Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) Seksi 1 (Ciawi-Cigombong) panjang 15,35 km telah rampung dan rencana siang ini akan diresmikan oleh Presiden Jokowi . Jalan Tol Bocimi panjang seluruhnya 54 km terdiri 4 Seksi, Seksi 1 (Ciawi-Cigombong), Seksi II (Cogombong-Cibadak 11,90 km), Seksi III (Cibadak-Sukabumi Barat 13,70 km) dan Seksi IV (Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13,05 km) masih tahap pembebasan lahan ( Seksi II,III dan IV) . Jalan Tol Bocimi konstruksinya dimulai sejak Juli 2015 oleh Kontraktor @waskita_karya @waskita_tollroad manfaat akan memperlancar transportasi barang dan jasa dari Ciawi ke Sukabumi . #tolbocimi #PUPRSiapNelayani #InfradtrukturUntukIndonesiaMaju #PUPRSigapMembangunNegeri

A post shared by Kementerian PUPR (@kemenpupr) on

1 dari 6 halaman

Diresmikan Usai 21 Tahun Mangkrak, Ini 5 Fakta Menarik Tol Bocimi

Dream – Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I Ciawi-Cigombong baru saja diresmikan. Jalan Tol Bocimi ini diproyeksikan sepanjang 54 kilometer dan rampung pada 2020.

Penyelesaian tol ini bersama dengan jalur kereta api rel ganda Bogor-Sukabumi yang pembangunannya sedang berjalan.

" Alhamdulillah, kemarin saya meresmikan beroperasinya Jalan Tol Bocimi Seksi I yang menghubungkan Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km," tulis Jokowi di akun Instagram @jokowi, Senin 3 Desember 2018.

Dia mengatakan, jalan tol ini mangkrak selama 21 tahun dan telah bergonta-ganti investor. Padahal, penetapan lelang Tol Bocimi sudah ditetapkan tahun 1997.

" Investor pembangunannya beberapa kali berganti," tulis dia.

Selain pembangunannya mangkrak, ada sederet fakta menarik tentang Tol Bocimi. Berikut ini fakntanya:

2 dari 6 halaman

Gratis Selama Seminggu

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan pengguna tidak dikenakan biaya tol alias digratiskan selama seminggu ke depan.

“ Selama seminggu tidak akan dikenakan tarif. Untuk sosialisasi. Seminggu setelah diresmikan Pak Presiden," kata dia.

Setelah seminggu, tarif tol ditetapkan Rp1.000 per km. Misalnya, 15 km akan dikenakan tarif Rp15 ribu. Tarif ini berlaku untuk golongan I. Untuk golongan lainnya, akan dihitung sesuai rumus yang ditentukan.

" Rp1000 untuk tiap kilometer itu untuk golongan I ya nanti golongan II dan III, 1,5 kali (tarif golongan I). Untuk golongan IV dan V, 2 kali (tarif golongan I)," kata dia.

3 dari 6 halaman

Punya Pemandangan yang Indah

Tak hanya itu, jalan tol ini juga menawarkan pemandangan yang indah. Jokowi mengatakan sepanjang ruas Tol Ciawi-Sukabumi seksi I, ada pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango.

" Saya lihat tadi kanan kiri betapa sangat indahnya dan cantiknya alam yang ada di sini. Apa itu yang menyebabkan lama," kata dia.

4 dari 6 halaman

Genjot Pariwisata Sukabumi

Jokowi mengharapkan beroperasinya tol Bocimi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Utamanya, di wilayah Sukabumi.

Dikutip dari Merdeka.com, Jokowi mengatakan bahwa Sukabumi punya potensi pariwisata yang besar. Ada wisata alam seperti geopark, pantai, dan gunung.

" Sehingga kami harapkan ekonomi di Sukabumi bisa berkembang, terutama sisi pariwisata," kata dia.

5 dari 6 halaman

Jadi Jalur Alternatif

Jika tol Bocimi sudah selesai dan beroperasi sepenuhnya, jalan tersebut bisa menjadi jalur alternatif menuju Jawa Barat bagian selatan.

Terutama bagi angkutan logistik yang selama ini harus berhadapan dengan kemacetan pada ruas jalan Ciawi-Cigombong-Cicurug-Cibadak.

Tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang berjarak sekitar 67 km bila melalui jalan arteri. Dari semula sekitar 4,5 hingga 5 jam menjadi sekitar 40 menit.

 

6 dari 6 halaman

Akan Diperpanjang Sampai Cilacap

Dikutip , Jokowi berharap Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ini nanti akan bersambung. Setelah Sukabumi, lanjut Jokowi, akan bersambung ke Cianjur, lalu ke Bandung, dan langsung terus ke timur ke Cilacap.

“ Oleh sebab itu, sekali lagi, saya sangat berbahagia sekali pada siang hari ini bisa meresmikan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi ini untuk Seksi 1 Ciawi – Cigombong,” kata dia.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menekankan masa tempuh Bogor ke Sukabumi yang selama ini normalnya 5 jam tidak bisa diterus-teruskan.

Ia mengingatkan, mobilitas orang, mobilitas barang, mahalnya transportasi, harus betul-betul bisa diselesaikan dengan nantinya jalan tol ini.

“ Kita harapkan bisa berkembang ekonomi yang ada di Sukabumi, terutama sisi pariwisata yang kita lihat, saya kira memiliki kekuatan yang besar Kabupaten Sukabumi, siap berkembang dengan baik,” kata dia.

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri