Masa Depan Bank Ditentukan Perangkat Ponsel

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 25 Juli 2014 09:29
Masa Depan Bank Ditentukan Perangkat Ponsel
Mobile banking memungkinkan nasabah dan bank berinteraksi dengan mudah. Uni Emirat Arab (UEA), China, dan India menjadi negara terkemuka yang mengadopsi teknologi itu.

Dream - Penggunaan bank bergerak atau akrab disebut mobile banking hampir sejajar dengan perbankan online. Uni Emirat Arab (UEA), China, dan India menjadi negara terkemuka yang mengadopsi teknologi itu.

Di pasar negara berkembang, perangkat mobile menyediakan akses layanan keuangan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan bank sebelumnya.

Menurut sebuah survei oleh SAP MENA, lebih dari 6 dari 10 peserta (65 persen) mengatakan telepon seluler (Ponsel) adalah tren yang paling penting untuk masa depan, diikuti dengan in-memori computing (48 persen) dan cloud computing (47 persen).

Mobile banking memungkinkan nasabah dan bank berinteraksi dengan mudah. Dengan menyediakan fitur dan jasa yang berorientasi pada pelanggan yang lebih efisien dan baru, loyalitas pelanggan diyakini akan meningkat.

" Dengan penetrasi smartphone meningkat di seluruh wilayah MENA, kita membantu bank dan bisnis menggunakan teknologi untuk membuka generasi berikutnya dari perdagangan mobile," ujar kata Sam Alkharrat, presiden, SAP MENA seperti dikutip Dream.co.id dari laman Al-Bawaba, Jumat, 25 Juli 2014.

Meski teknologi telah mengubah setiap aspek operasional perbankan, 77 persen responden menyatakan dampak terbesar adalah kepuasan pelanggan dan kepatuhan terhadap aturan perbankan.

Untuk itu banyak bank memiliki rencana untuk meningkatkan anggarannya di sektor Teknologi Informasi (TI). Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi perkembangan teknologi yang selalu berubah. Dan menurut survei SAP MENA, 61 persen dari responden mengharapkan peningkatan anggaran TI, minimal 25 persen dalam tiga tahun ke depan.

Responden juga mengakui pengembangan big data dan analisis di bidang perbankan akan meningkatkan kelengkapan informasi perbankan secara menyeluruh, termasuk ketersediaan informasi real time.

Menurut survei ini, dalam rangka menjalankan perbankan yang berorientasi pada pelanggan, bank dan lembaga perbankan perlu meningkatkan sistem layanan dukungannya. Hal itu demi memberikan layanan berkualitas, baik melalui sistem komunikasi lama atau baru. (Ism)

Beri Komentar