Mendikbud Ajak Maskapai Dahulukan Guru Masuk Pesawat

Reporter : Kurnia
Kamis, 20 Agustus 2015 16:15
Mendikbud Ajak Maskapai Dahulukan Guru Masuk Pesawat
"Karena kalau dinilai dengan uang, nilainya tidak akan seberapa tapi penghormatan secara sosial itu akan meninggikan derajat guru," kata Anies.

Dream - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengusulkan cara unik dalam upayanya menghargai para pendidik. Maskapai diajak untuk mendahulukan para guru masuk ke dalam kabin pesawat sebelum penumpang lainnya.

Cara ini dianggapnya sebagai penghargaan non-uang yang bisa diberikan masyarakat atas jasa-jasa para pendidik.

“ Karena kalau dinilai dengan uang, nilainya tidak akan seberapa tapi penghormatan secara sosial itu akan meninggikan derajat guru,” tegas Anies Baswedan dalam seminar Penguatan Ekonomi Nasional melalui Peningkatan Kualitas Manusia di Jakarta, Kamis 20 Agustus 2015.

Menurut Anies, kementeriannya akan segera bekerjasama dengan para pengusaha untuk menaikkan posisi sosial guru di masyarakat. Beberapa waktu lalu, Kemendikbud bahkan telah melakukan perbicaraan khusus dengan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia Airlines (GIA).

Lulusan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gajah Mada itu menjelaskan, pertemuan itu di antaranya mengusulkan agar Garuda Indonesia memberikan pelayanan khusus bagi para guru yang akan bepergian menggunakan layanan perusahaan transportasi tersebut.

Garuda diajak untuk selalu mempersilakan guru untuk lebih dulu memasuki kabin pesawat terbang sebelum penumpang lainnya masuk. Caranya dengan memberikan pengumuman jelang keberangkatan.

Anies Baswedan menegaskan, penghargaan secara materiil kepada guru memang sudah gencar diberikan pemerintah dalam beberapa waktu belakangan. Namun, uang yang banyak tidak akan berguna jika pengeluaran dan harga komoditas cenderung selalu naik.

“ Yang bisa mengubah spending itu kan market,” katanya seraya mengimbau kepada pelaku bisnis lain agar mengikuti jejak GIA memberikan layanan khusus untuk guru namun bukan dalam bentuk potongan harga.

Dengan begitu, kata Anies, pendidikan beserta atmosfer yang diciptakan bukan lagi sekadar program pemerintah tapi juga sebuah gerakan masyarakat yang dampaknya pasti akan segera kembali kepada masyarakat pula.

Beri Komentar